Pemberdayaan dan Kemandirian Ekonomi Hamba-Hamba Tuhan di Desa Sekitar Tulang Bawang
DOI:
https://doi.org/10.53547/realcoster.v6i2.424Abstract
The economic challenges of ministry in the village are certainly problems that need to be addressed by God's servants who serve in rural areas. The factors of the congregation that is unable to finance the life of the servant of God as their clergy, the small employment opportunities, and the minimal number of congregations are the reasons that make the economy of the servant of God inadequate. Considering this problem, empowerment and economic independence for ministers in rural areas are urgent to be addressed. The PKM activities carried out by the team were in the form of sharing visions where God's servants were refreshed through the presentation of the YASKI Team and continued with sharing the experiences of God's servants who had been in village service several years ago. The purpose of this PKM activity is to motivate and financially support God's servants who really need enlightenment and financial assistance to start entrepreneurs who support their ministry. Through this PKM, STTMSL and the YASKI Team provide exposure to God's servants to continue to develop entrepreneurship in supporting their services. In addition, God's servants around Tulang Bawang can network and share skills that should be imitated by young servants of God or STTMSL students as a provision for entrepreneurship in the future.
Keywords: servant of God; economic independence; experience; sharing vision; Entrepreneurial
Abstrak
Tantangan perekonomian pelayanan di desa tentunya menjadi masalah yang perlu ditangani oleh hamba-hamba Tuhan yang melayani di daerah pedalaman. Faktor jemaat yang tidak mampu membiayai kehidupan hamba Tuhan sebagai rohaniawan mereka, lapangan pekerjaan yang sedikit, dan jumlah jemaat yang minim menjadi alasan-alasan yang membuat perekonomian hamba Tuhan tersebut kurang memadai. Meninjau permasalahan ini, maka pemberdayaan dan kemandirian ekonomi bagi hamba Tuhan di pedesaan menjadi urgen untuk ditangani. Kegiatan PkM yang dilakukan tim berbentuk sharing visi dimana para hamba Tuhan disegarkan kembali lewat pemaparan Tim YASKI dan dilanjutkan dengan sharing pengalaman para hamba Tuhan yang sudah menggeluti pelayanan desa beberapa tahun silam. Tujuan dari kegiatan PkM ini adalah memotivasi dan mendukung secara finansial hamba-hamba Tuhan yang memang membutuhkan pencerahan dan bantuan dana untuk memulai wirausaha yang mendukung pelayanannya. Melalui PkM ini, STTMSL dan Tim YASKI memberikan paparan kepada para hamba Tuhan untuk terus mengembangkan wirausaha dalam mendukung pelayanan mereka. Selain itu, hamba-hamba Tuhan di sekitar Tulang Bawang dapat berjejaring dan membagi keterampilan yang seyogyanya dapat ditiru oleh hamba-hamba Tuhan muda ataupun para mahasiswa STTMSL sebagai bekal berwirausaha ke depannya.
Kata kunci: hamba Tuhan; kemandirian ekonomi; pengalaman; sharing visi; wirausaha
Downloads
References
Budi, Hengki Irawan Setia. “Pentingnya Jiwa Kewirausahaan Sebagai Pembelajaran Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Dan Hamba Tuhan.†Kingdom:Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 2, No. 1 (2022): 75–89.
Budiyana, Hardi, And Yonatan Alex Arifianto. “Pelayanan Holistik Melalui Strategi Entrepreneurship Bagi Pertumbuhan Gereja Lokal.†Jurnal Efata: Jurnal Teologi Dan Pelayanan 7, No. 2 (2021): 116–127.
Junaidi, Junaidi. “Kemandirian Gereja Menuju Gereja Yang Sejahtera.†Prosiding Stt Sumatera Utara 1, No. 1 (2021): 283–291. Http://Stt-Su.Ac.Id/E-Journal/Index.Php/Prosiding/Article/View/76.
Kusni, Markus. “Jiwa Entrepreneurship Pemimpin Dalam Penatalayanan Gereja.†Pneumatikos Jurnal Teologi Kependetaan 10, No. 2 (2020): 160–175.
Margianto, Aris. “Makna Pemberian Nama Israel Di Kejadian 32:22-32 Dan Sumbangannya Bagi Karakteristik Wirausaha Yang Alkitabiah.†Track 01, No. 01 (2022): 22–32.
Ngaji, Paullis, And Yunus D Laukapitang. “Korelasi Praktik Entrepreneurship Terhadap Kemandirian Gereja Ifgf Di Flores Jemaat Maumere.†Repository Skripsi Online 3, No. 1 (2021): 48–56.
Saragih, Erman Sepniagus. “Fungsi Gereja Sebagai Entrepreneurship Sosial Dalam Masyarakat Majemuk.†Kurios 5, No. 1 (2019): 12.
Sihite, Franseda Dan Henny P Mandrofa. “Theopreneurship Dalam Kemandirian Finansial Gereja Perintisan.†Epigraphe 6, No. 1 (2022): 76–88.
Silalahi, Junior Natan. “Paulus Sang Entrepreneur : Pembuat Tenda Sebagai Jembatan Penginjilan.†Visio Dei: Jurnal Teologi Kristen 1, No. 1 (2019): 1–18. Drjuniornatansilalahi@Stthami.Ac.Id.
Widjaja, Fransiskus Irwan, Rubin Adi Abraham, Daniel Ginting, Antonius Natan, Ardy Lahagu, Rini Ronald, Benteng Martua, Mahuraja Purba, And Ferdinandes Petrus Bunthu. “Pendampingan Peningkatan Keterampilan Dan Kemampuan Ekonomi Mandiri Para Hamba Tuhan Gbi Di Ladang Misi Dalam Masa Pandemi Covid-19.†Real Coster : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 5, No. 1 (2022): 12–21.
Zega, Idaman. “Memahami Enterpreneurship Secara Biblikal.†Widyasari.Com (N.D.): 19–28.
Zega, Sabaria. “Pentingnya Memahami Entrepreneurship Secara Biblikal Bagi Hamba Tuhan.†Kharismata: Jurnal Teologi Pantekosta 1, No. 2 (2019): 118–132.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Semua artikel yang diterbitkan dalam Real Coster: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dilindungi oleh hak cipta.
Hak cipta dimiliki oleh penulis, sementara jurnal memiliki hak untuk menerbitkan dan mendistribusikan artikel dalam bentuk cetak maupun elektronik.
Artikel dalam jurnal ini dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0). Lisensi ini memungkinkan pembaca untuk:
-
Mencantumkan nama penulis dan jurnal secara tepat.
-
Menggunakan artikel untuk keperluan nonkomersial.
-
Mendistribusikan versi turunan dengan lisensi yang sama.
Penggunaan di luar cakupan lisensi ini seperti untuk tujuan komersial atau modifikasi yang tidak sesuai memerlukan izin tertulis dari penulis atau penerbit jurnal.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai hak cipta atau permintaan izin, silakan hubungi kami melalui situs resmi jurnal atau email redaksi.
