Mananamkan Sikap Moderasi Beragama Melalui Pendidikan Agama Kristen Di SMAN 1 Bintan Timur

Authors

  • Evans Dusep Dongoran Prodi Teologi, STT REAL Batam
  • Johanes Waldes Hasugian Prodi Teologi, STT Sumatera Utara
  • Josanti Josanti Prodi Teologi, STT REAL Batam
  • Alex Djuang Papay Prodi Teologi, STT REAL Batam

DOI:

https://doi.org/10.53547/rcj.v3i1.117

Abstract

Religious moderation is a religious attitude that is balanced between the practice of one's own religion and respect for the religious practices of other people with different beliefs. The attitude of religious moderation must be instilled from an early age among students, in the midst of the development of radical understanding among students. For Christian students, religious moderation is instilled through Christian education which is centred on Jesus. So that through the example of Jesus, students can have a balanced attitude between loving God and others, having an attitude of tolerance and respecting differences.

 

Abstrak
Moderasi beragama adalah sikap beragama yang seimbang antara pengamalan agama sendiri dan penghormatan kepada praktik beragama orang lain yang berbeda keyakinan. Sikap Moderasi beragama harus ditanamkan sejak dini dikalangan pelajar, ditengah berkembangnya paham radikal dikalangan pelajar. Bagi pelajar Kristen Moderasi beragama ditanamkan melalui pendidikan Agama Kristen yang perpusat kepada Yesus. Sehingga melalui teladan Yesus para pelajar dapat memiliki sikap keseimbangan antara mengasihi Allah dan sesama, memiliki sikap toleransi dan menghargai perbedaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agama, Tim Penyusun Kementerian. MODERASI BERAGAMA. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat

Kementerian Agama RI, 2019.

Ahnaf, Mohammad Iqbal. “Struktur Politik Dan Deradikalisasi Pendidikan Agama Bagi Anak Muda

Di Indonesia.†Jurnal Pendidikan Islam 2, no. 1 (2013): 153–171.

Akhmadi, Agus. “Moderasi Beragama Dalam Keragaman Indonesia Religious Moderation in

Indonesia ’ S Diversity.†Jurnal Diklat Keagamaan 13, no. 2 (2019): 45–55.

Azharghany, Rojabi. “Perdamaian Dan Multikulturalisme Di Indonesia (Strategi Dakwah

Multikulturalisme Dalam Pertentangan Laten Radikalisme Dan Bias Konflik).†Jurnal Kopis:

Kajian Penelitian dan Pemikiran Komunikasi Penyiaran Islam 1, no. 2 (2019): 28–47.

Beridiansyah, Beridiansyah. “Kejahatan Terorisme Dan Ancaman Bagi Kedaulatan NKRI.†Jurnal

Ilmu Kepolisian 11, no. 2 (2017): 8.

Hergianasari, Putri. “Konsep Deradikalisasi Pada Pendidikan Berbasis Pembelajaran Terpadu.â€

Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan 9, no. 3 (2019): 239–244.

Ichwayudi, Budi, and Moh Yardho. “Menangkal Potensi Radikalisme Pada Pemuda Melalui Dialog

Lintas Agama: Analisis Terhadap Program Forum Kerukunan Umat Beragama Bagi Pemuda

Lintas Agama Di Jawa Timur,†n.d.

Muchith, Muhammad Saekan. “Radikalisme Dalam Dunia Pendidikan.†Addin 10, no. 1 (2016): 163.

Sutrisno, Edy. “Aktualisasi Moderasi Beragama Di Lembaga Pendidikan.†Jurnal Bimas Islam 12, no.

(2019): 323–348.

Syahid, Achmad. “Pembawaan Normatif, Kebijakan Inklusif Dan Legasi Prestasi.†Rehobot

Literature, n.d.

Undang-Undang, Republik Indonesia. “No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.â€

Bandung: Citra Umbara (2003).

Published

2026-04-02

Issue

Section

Articles

How to Cite

Mananamkan Sikap Moderasi Beragama Melalui Pendidikan Agama Kristen Di SMAN 1 Bintan Timur. (2026). Real Coster : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 7-11. https://doi.org/10.53547/rcj.v3i1.117

Most read articles by the same author(s)