Kerukunan Bersama Pemerintah Desa Sri Tanjung, FKUB, Dan Tokoh Masyarakat Kerukuna

Authors

  • Ronald Sianipar Prodi Teologi, STT Real Batam
  • Mangiring Tua Togatorop Prodi Teologi, STT Real Batam
  • Erwin B. Joya Prodi Teologi, STT Real Batam
  • Adis Klara Yunita Prodi Teologi, STT Real Batam
  • Messy Causa Primay Prodi Teologi, STT Real Batam
  • Fredy Simanjuntak Prodi Teologi, STT Real Batam
  • Alfons R. Tampenawas Prodi Teologi, STT Yerusalem Baru, Manado

DOI:

https://doi.org/10.53547/rcj.v3i2.127

Abstract

This study aims to find out how the Religious Harmony Forum, the Sri Tanjung Village Head and community leaders in the Anambas Islands Regency carry out their roles as stipulated in the Joint Regulation of the Minister of Home Affairs and the Minister of Religion No. 9 and No. 8 of 2006. Research This is a qualitative research using descriptive analysis. The success of harmony and tolerance is largely determined by the role of the Government, Religious Harmony Forum (FKUB) administrators and community leaders as a management team that transmits policy information after it has been formulated at the Central level to the District. This structured accountability is based on the level of bureaucratic compliance with the bureaucracy above it or the level of the bureaucracy as formulated, the existence of a smooth routine and the absence of problems; and implementation and desired impact (benefits) of all existing and targeted programs. So that the policy implementation process as an effort to provide information or messages from higher institutions to lower institutions is measured for its performance success.

 

Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Forum Kerukunan Umat Beragama, Kepala Desa sri tanjung dan tokoh masyarakat di Kabuapaten Kepulauan Anambas dalam melaksanakan perannya sebagaimana dengan fungsinya yang ditetapkan dalam Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama No.9 dan No.8 Tahun 2006. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan analisis deskriftif. keberhasilan sebuah kerukunan dan tolerasnsi sangat ditentukan oleh peran Pemerintah, pengurus FKUB dan Tokoh Masyarakat sebagai tim manajemen yang meneruskan informasi-informasi kebijakan setelah dirumuskan ditingkat Pusat sampai ke Kabupaten. Pertanggungjawaban terstruktur ini didasarkan pada tingkat kepatuhan birokrasi terhadap birokrasi di atasnya atau tingkatan birokrasi sebagaimana telah dirumuskan, adanya kelancaran rutinitas dan tidak adanya masalah; serta pelaksanaan dan dampak (manfaat) dikehendaki dari semua program yang ada dan terarah. Sehingga proses implementasi kebijakan sebagai upaya pemberian informasi atau pesan dari institusi yang lebih tinggi ke institusi yang lebih rendah diukur keberhasilan kinerjanya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amin, Ma‟ruf. Melawan Terorisme Dengan Iman. Jakarta: Tim Penanggulangan Terorisme, 2007.

Ghazali, Adeng Muchtar. Pemikiran Islam Kontemporer Suatu Refleksi Keagamaan Yang Dialogis. Bandung: Pustaka Setia, 2005.

Koentjaraningrat. Sosiologi Pedesaan. Edited by Sajogyo and Pudjiwati Sajogyo. 5th ed. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1986.

Madjid, Nurcholish. Dialog Keterbukaan Artikulasi Nilai Islam Dalam Wacana Sosial Politik Kontemporer. Jakarta: Paramadina, 1998.

Natsir, M. Islam Dan Kristen Di Indonesia. Jakarta: Media Dakwah, 1988.

Shihab, M. Quraish. Atas Nama Agama: Wacana Agama Dalam Dialog Bebas Konflik. Bandung: Pustaka Hidayah, 1988.

Sudarsono. Guru Agama Buddha Dan Penjaga Vihara Gunung Siantan Anambas (2020).

Sugiono. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: CV Alfabeta, 2016.

Syafril, Akmal. “Hamka Tentang Toleransi Beragama.†Rubrik Islamia Republika. Indonesia, 2011.

Ujan, Andre Ata, Benyamin, Nugroho, Warsito Djoko, and Hendar Putranto. MULTIKULTURALISME (Hidup Bersama Dalam Perbedaan). 3rd ed. Jakarta: Indeks, 2011.

Downloads

Published

2020-09-24

Issue

Section

Articles

How to Cite

Kerukunan Bersama Pemerintah Desa Sri Tanjung, FKUB, Dan Tokoh Masyarakat Kerukuna. (2020). Real Coster : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 55-63. https://doi.org/10.53547/rcj.v3i2.127

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3