Pendidikan Kristiani Berbasis Karakter dan Relevansinya bagi Sekolah Menengah Kejuruan Swasta Armajaya Sindagamanik

Authors

  • Sunggul Simarangkir Mahasiswa Magister Pendidikan Agama Kristen Sekolah Tinggi Teologi Anugrah Indonesia
  • Valentina Dwi Kuntari J

DOI:

https://doi.org/10.53547/rdj.v2i1.154

Abstract

This article discusses character-based Christian education and its relevance for the Armajaya Sindagamanik Private Vocational High School (SMKS). This article uses a qualitative approach with a descriptive method. The Christian students of SMKS Armajaya who are considered as the next generation of the nation as well as the church, are currently trapped in a life that is not pleasing to God, such as smoking, misusing technology during learning, lacking respect for teachers, saying dirty words, and not coming on time. to school and so on. Actually, Christian character should be included in the teachings of God's word, but over time, the character of SMKS Armajaya students is decreasing and not leading to the teachings of God's word anymore, so they don't realize that their character is not good. Thus, character education plays an important role in the personal development of students at SMKS Armajaya. Therefore, in this study, various noble values will be discussed, namely: honesty, virtue, courage, discipline, generosity, tolerance, and responsibility as well as character education which begins with a personal encounter with Jesus Christ.

Keywords: character; Christian education; students; SKMS Armajaya Sindagamanik

 

Abstrak

Artikel ini membahas tentang pendidikan Kristen berbasis karakter dan relevansinya bagi Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) Armajaya Sindagamanik. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Siswa-Siswi Kristen SMKS Armajaya yang dianggap sebagai generasi penerus bangsa sekaligus gereja, saat ini terjebak dalam kehidupan yang tidak berkenan di hadapan Allah, seperti merokok, salah menyalahgunakan teknologi pada saat pembelajaran, kurang rasa menghormati guru, berkata kotor, dan tidak datang tepat waktu ke sekolah, dan lainnya. Karakter Kristen seharusnya diikut sertakan pada ajaran firman Allah, namun seiring perkembangan zaman, karakter siswa-siswi SMKS Armajaya semakin menurun dan bukan mengarah pada ajaran firman Allah lagi, sehingga tidak menyadari bahwa karakter mereka sudah kurang baik. Dengan demikian, pendidikan karakter memegang peranan penting dalam pengembangan pribadi siswa-siswi di SMKS Armajaya. Oleh sebab itu, dalam penelitian ini akan dibahas berbagai nilai-nilai luhur, yakni: kejujuran, kebajikan, keberanian, disiplin, kedermawanan, toleransi, dan tanggung jawab serta pendidikan karakter yang dimulai dengan perjumpaan pribadi dengan Yesus Kristus.

Kata kunci: karakter; pendidikan kristiani; siswa-siswi; SKMS Armajaya Sindagamanik

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agus Vianus. (2014). Christ Oriented Person: Membangun Pribadi Berkarakter Kristus. Andi.

Amirullo Syarbini. (2014). Model Pendidikan Karakter Dalam Keluarga. Anggota Ikapi.

Bs. Sidjabat. (2011). Membangun Pribadi Unggul Dalam Berkarakter (2nd Ed.). Andi.

Cully, I. V. (2012). Dinamika Pendidikan Kristen. Bpk Gunung Mulia.

Daniel Alexander. (2005). Menjadi Pemimpin Berkarakter Ilahi: Prinsip-Prinsip Agar Hamba Tuhan Berpengaruh Bagi Masyarakat. Andi.

Dede Wijaya. (2006). 23 Fakta Unik Dan Misteri Alkitab : Pesona Alkitab. Andi.

Harianto Gp. (2017). Teologi Pak : Metode Dan Penerapan Pendidikan Kristen Dalam Alkitab. Andi.

Hendrik Legi. (2020). Moral, Karakter Dan Disiplin Dalam Pendidikan Agama Kristen. Edu Publisher.

Jonar S. (2016). Kamus Alkitab Dan Theologi: Memahami Istila-Istilah Sulit Dalam Alkitab Dan Gereja (1st Ed.). Penerbit Andi.

Marampa, E. R. (2021). Peran Orangtua Dan Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Membentuk Karakter Kerohanian Peserta Didik. Sesawi: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(2), 100–115.

Maya Hermanto. (2017). Karakter Pembangun Hidup Yang Diberkati. Andi.

Nainggolan, A. (2020). Pendidikan Karakter Kristen Sebagai Upaya Mengembangkan Sikap Batin Peserta Didik. Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, Dan Pendidikan, 4(2), 71–86.

Panjaitan, F. (2022). Tujuan Pembelajaran Dalam Pendidikan Kristen Berdasarkan 2 Timotius 3: 16. Charistheo: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 1(2), 134–147.

Sianipar, D., Sairwona, W., Hasugian, J. W., Ritonga, N., & Zega, Y. K. (2021). Teaching Anti-Discrimination Attitudes Through Christian Religious Education In School. International Journal For Educational And Vocational Studies, 3(4), 275. Https://Doi.Org/10.29103/Ijevs.V3i4.4101

Sianipar, D., Zega, Y. K., Nehe, L., & Kristiantoro. (2020). Pelatihan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Remaja Di Hkbp Jatisampurna Bekasi. Jurnal Comunitã Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, Terkhusus Bidang Teknologi, Kewirausahaan Dan Sosial Kemasyarakatan, 2(2), 447–457. Https://Doi.Org/10.33541/Cs.V2i2.1964

Sidjabat, B. (2008). Membesarkan Anak Dengan Kreatif. In Ebook. Andi.

Sidjabat, B. S. (2019). Kerangka Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Berbasis Karakter Di Perguruan Tinggi. Jurnal Jaffray, 17(1), 73. Https://Doi.Org/10.25278/Jj71.V17i1.314

Simon, S. (2019). Fenomena Sosial Climber Ditinjau Dari Perspektif Etika Kristen. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 2(2), 303–324.

Wibowo Agus. (2012). Pendidikan Karakter: Strategi Membangun Karakter Bangsa Berperadaban (Immanuel (Ed.); 1st Ed.). Pustaka Pelajar.

Witness Lee. (2000). Karakter. Publisher Atlan.

Zaluchu, S. E. (2021). Metode Penelitian Di Dalam Manuskrip Jurnal Ilmiah Keagamaan. Jurnal Teologi Berita Hidup, 3(2), 249–266. Https://Doi.Org/10.38189/Jtbh.V3i2.93

Downloads

Published

2022-03-31

Issue

Section

Articles