Peran Pendidikan Agama Kristen Terhadap Nilai Toleransi
DOI:
https://doi.org/10.53547/rdj.v3i1.371Abstract
Today, the case regarding tolerance in Indonesia tends to be a discussion and struggle together. A discussion that provides an understanding of the role of Christian education on the values of tolerance. It is something that must be considered for believers in order to achieve tolerance that brings humans fellow children of the nation to live side by side well. Therefore, with the role of Christian education that can have a good influence and produce a good tolerance and create a sense of comfort with the presence of the value of tolerance in humans in the midst of a plural Indonesian nation. Using a descriptive qualitative method where researchers will analyze using literature studies in order to provide an understanding of the role of Christian education on tolerance in order to make tolerance a good attitude or lifestyle in humans. Because with Christian education, Christian education is very important for the growth of students both in the life of knowledge of God and in character also has changes. The education also aims to be useful for oneself, society, and the nation. By knowing the nation that has various kinds of differences, Christian education also needs to teach and maintain tolerance to its students, especially for Christian students. Tolerance is an absolute condition that has been practiced in Pancasila as well as possible and can guarantee good relations between fellow Indonesian citizens.
Keywords: christian education; tolerance
Abstrak
Dewasa ini, kasus mengenai toleransi yang terdapat di negara Indonesia ini cenderung menjadi pembahasan dan pergumulan bersama. Pembahasan yang memberikan suatu pengertian mengenai peran pendidikan agama Kristen terhadap nilai-nilai toleransi. Adalah hal yang harus diperhatikan bagi orang percaya demi tercapainya toleransi yang mebawa manusia sesama anak bangsa hidup berdampingan dengan baik. Maka itu dengan adanya peran pendidikan agama Kristen yang dapat berpengaruh baik dan menghasilkan suatu toleransi yang baik serta menciptakan rasa yang nyaman dengan hadirnya nilai toleransi dalam diri manusia ditengah bangsa Indonesia yang majemuk. Menggunakan metode kualitatif deskriftif dimana peneliti akan menganailisis dengan menggunakan studi pustaka agar dapat memberikan suatu pemahaman mengenai peran pendidikan agama Kristen terhadap toleransi agar dapat menjadikan toleransi sebagai sikap atau gaya hidup yang baik dalam diri manusia. Sebab dengan pendidikan agama Kristen, pendidikan agama Kristen sangat penting juga bagi pertumbuhan peserta didik baik dalam kehidupan pengenalan akan Tuhan dan dalam karakter juga memiliki perubahan. Pendidikan tersebut juga bertujuan agar dapat berguna bagi diri sendiri, masyarakat, dan bangsa. Dengan mengetahui bangsa yang memiliki berbagai macam perbedaan maka pendidikan agama Kristen juga perlu mengajarkan dan menemkan sikap toleransi kepada peserta didiknya khususnya bagi peserta didik Kristiani. Toleransi merupakan suatu syarat yang mutlak yang telah diamalkan dalam Pancasila dengan sebaik-baiknya dan dapat menjamin adanya hubungan baik antara sesama warga negara Indonesia.Â
Kata kunci: pendidikan agama Kristen; toleransi
Downloads
References
Arifianto, Y. A. (2021a). Menumbuhkan Sikap Kerukunan dalam Persepektif Iman Kristen Sebagai Upaya Deradikalisasi. Khazanah Theologia, 3(2), 93–104. https://doi.org/10.15575/kt.v3i2.11761
Arifianto, Y. A. (2021b). Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Pendidikan Etis-Teologis Mengatasi Dekadensi Moral Di Tengah Era Disrupsi. Regula fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 6(1), 45–59. http://christianeducation.id/e-journal/index.php/regulafidei/article/view/84
Arifianto, Y. A., Fernando, A., & Triposa, R. (2021). Sosiologi Pluralisme Dalam Pendidikan Agama Kristen Upaya Membangun Kesatuan Bangsa. Jurnal Shanan, 5(2), 95–110. https://doi.org/10.33541/shanan.v5i2.3294
Arifianto, Y. A., & Simon. (2021). Kerukunan Umat Beragama dalam Bingkai Iman Kristen di Era Disrupsi. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 1(1), 35–43. https://jurnal.politap.ac.id/index.php/literasi/article/view/28
Halawa, C., Hestiningrum, P. N., & Iswahyudi, I. (2021). Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik Di Sekolah. Didache: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 2(2), 133–145. https://doi.org/10.55076/didache.v2i2.44
Legi, H., & Keriapy, F. (2022). Pendidikan Agama Kristen sebagai Sebuah Usaha Menumbuhkan Sikap Toleransi. KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta, 4(2), 187–198. https://doi.org/10.47167/kharis.v4i2.127
Mawarti, S. (2017). Nilai-Nilai Pendidikan Toleransi Dalam Pembelajaran Agama Islam. TOLERANSI: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama, 9(1), 70–90. https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/toleransi/article/download/4324/2657
Muchtar, A. D., & Suryani, A. (2019). Pendidikan Karakter Menurut Kemendikbud. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 3(2), 50–57. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v3i2.142
Pristiwanti, D., Badariah, B., Hidayat, S., & Dewi, R. S. (2022). Pengertian Pendidikan. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(6), 1707–1715. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/article/download/9498/7322/29310
Razak, A. N. Q. A. (2017). Agama Konstitusi (Operasionalisasi Nilai Toleransi Pasal 29 UUD NRI tahun 1945 untuk Sinergitas Antar Umat Beragama di Indonesia). Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 3(2), 127–143. https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/zawiyah/article/download/723/666
Rosyad, R., Mubarok, M. F. Z., Rahman, M. T., & Huriani, Y. (2021). Toleransi Beragama dan Harmonisasi Sosial (1st ed., Issue May). LEKKAS. https://etheses.uinsgd.ac.id/40443/1/modul toleransi.pdf
Rubini, R. (2019). Pendidikan Moral Dalam Perspektif Islam. Al-Manar, 8(1), 225–271. https://doi.org/10.36668/jal.v8i1.104
Sidjabat, B. S. (2011). Mengajar Secara Profesional: Mewujudkan Visi Guru Profesional. Kalam Hidup.
Sodik, F. (2020). Pendidikan Toleransi dan Relevansinya dengan Dinamika Sosial Masyarakat Indonesia. Tsamratul Fikri | Jurnal Studi Islam, 14(1), 1. https://doi.org/10.36667/tf.v14i1.372
Suriansyah, A. (2011). Landasan Pendidikan. Comdes.
Tafonao, T., Gulo, Y., Situmeang, T. M., & Ditakristi, A. H. V. (2022). Tantangan Pendidikan Agama Kristen dalam Menanamkan Nilai-Nilai Kristen pada Anak Usia Dini di Era Teknologi. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4847–4859. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2645
Telaumbanua, A. (2018). Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Membentuk Karakter Siswa. Jurnal Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 7(2), 519–542. https://doi.org/10.56942/ejit.v7i2.57
Widjaja, F. I. (2019). Pluralitas Dan Tantangan Misi: Kerangka Konseptual Untuk Pendidikan Agama. Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 4(1), 1–13. http://christianeducation.id/e-journal/index.php/regulafidei/article/view/28/27
Zaluchu, S. E. (2020). Strategi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 4(1), 28–38. http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=1633300&val=13578&title=Strategi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Di Dalam Penelitian Agama
Downloads
Published
Issue
Section
License
Semua artikel yang diterbitkan dalam REAL DIDACHE: Jurnal Pendidikan Kristen dilindungi oleh hak cipta.
Hak cipta sepenuhnya dimiliki oleh penulis, sementara jurnal memiliki hak untuk menerbitkan dan mendistribusikan artikel dalam bentuk cetak maupun elektronik.
Artikel dalam jurnal ini dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0). Lisensi ini memungkinkan pembaca untuk:
-
Mencantumkan nama penulis dan jurnal secara tepat.
-
Menggunakan artikel untuk keperluan nonkomersial.
-
Mendistribusikan karya turunan dengan lisensi yang sama.
Untuk penggunaan di luar cakupan lisensi ini misalnya untuk tujuan komersial atau modifikasi yang tidak sesuai lisensi diperlukan izin tertulis dari penulis atau penerbit jurnal.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai hak cipta atau izin permintaan, silakan hubungi kami melalui situs resmi jurnal atau email redaksi.
