Keilahian dan Kemanusiaan Yesus Dalam Perspektif Teologis Serta Implikasinya bagi Pendidikan Agama Kristen
DOI:
https://doi.org/10.53547/rdj.v3i2.431Abstract
The purpose of writing this article is to discuss the Divinity and Humanity of Jesus from the Old and New Testaments and their implications for Christian religious education. This paper draws on the theoretical framework of the Bible and its urgency for Christian religious education. The research method used is descriptive qualitative. In this article, researchers found that an understanding of Jesus' divinity emphasized the importance of worshipping and honoring Him as the living God, the source of life, and absolute truth. This involves teaching about Jesus' teachings and deeds, especially in His earthly ministry. On the other hand, an understanding of Jesus' humanity shows His closeness to man. Jesus not only became the perfect moral example, but also experienced the sufferings, temptations, and trials that people face. Christian religious education studies the life of Jesus as an example to follow, as well as teaches values such as compassion, humility, patience, and justice that can be applied in daily life.
Keywords: divinity; humanity; bible; christian education
Abstrak
Tujuan penulisan artikel ini adalah membahas Keilahian dan Kemanusiaan Yesus dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru serta implikasinya terhadap pendidikan agama Kristen. Tulisan ini mengacu pada kerangka teori Alkitab dan urgensinya bagi pendidikan agama Kristen. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Dalam kajian ini, peneliti menemukan bahwa pemahaman tentang keilahian Yesus menekankan pentingnya menyembah dan menghormati-Nya sebagai Allah yang hidup, sumber kehidupan, dan kebenaran yang mutlak. Hal ini melibatkan pengajaran mengenai ajaran dan perbuatan Yesus, khususnya dalam pelayanan-Nya di bumi. Di sisi lain, pemahaman tentang kemanusiaan Yesus menunjukkan kedekatan-Nya dengan manusia. Yesus tidak hanya menjadi teladan moral yang sempurna, tetapi juga mengalami penderitaan, godaan, dan cobaan yang manusia hadapi. Pendidikan agama Kristen mempelajari kehidupan Yesus sebagai contoh yang harus diikuti, serta mengajarkan nilai-nilai seperti belas kasih, kerendahan hati, kesabaran, dan keadilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci: keilahian; kemanusiaan; alkitab; pendidikan agama kristen
Downloads
References
Adiprasetya, J. (2023). Misteri Kristus: Sabda Yang Menjadi Daging. Repository.Stftjakarta.Ac.Id, 4(1), 88–100.
Aliyanto, D. N., & Sari, S. K. (2019). Makna Warna Merah Dalam Tradisi Etnis Tionghoa Sebagai Jembatan Komunikasi Untuk Memperkenalkan Makna Darah Yesus. Jurnal Gamaliel : Teologi Praktika, 1(2), 93–103. Https://Doi.Org/10.38052/Gamaliel.V1i2.39
Anderson, L. A. (2009). Yesus: Biografi Lengkap Tentang Pribadi-Nya, Negaranya, Dan Bangsanya. Gloria Graffa.
Berkhof, L. (2011). Teologi Sistematika 3. Lembaga Reformed Injili Indonesia.
Boangmanalu, J. (2019). Kristologi Lintas Budaya Batak. Bpk Gunung Mulia.
Bowman, D. (2001). Faith And The Absent Savior In Central Station Faith And The Absent Savior In Central Station. 5(1).
Brake, D. L. (2014). Jesus: A Visual History. Zondervan.
Chrisope, T. A. (2018). Mengakui Yesus Sebagai Tuhan. Momentum.
Diester, N. S. (2004). Teologi Sistematika 1. Kanisius.
Groningen, G. Van. (1997). Messianic Revelation In The Old Testament. Wipf And Stoc.
Guthrie, D. (2016). Teologi Perjanjian Baru. Bpk Gunung Mulia.
Haight, R. (1999). Jesus: Symbol Of God. Orbis Books.
Imbing, R., & Pandie, R. D. Y. (2023). Application Of Shepherd Leadership To The Spiritual Growth Of Christian Youth In The Digital Age. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 7(2), 177–187. Https://Doi.Org/10.46445/Ejti.V7i2.668
Kaseke, F. Y. M. (2021). Subordinasionisme Allah Tritunggal Dalam Pengajaran Pluralisme. Missio Ecclesiae, 10(1), 68–82. Https://Doi.Org/10.52157/Me.V10i1.133
Keene, M. (2007). Yesus. Kanisius.
Laurens Tutupoly. (2018). Ketuhanan Dan Kemanusiaan Yesus Berdasarkan Injil Yohanes 1:1-8. Regula Fidei |, 45.
Maiaweng, P. C. D. (2015). Inkarnasi: Realita Kemanusiaan Yesus. Jurnal Jaffray: Sekolah Tinggi Theologia Jaffray, 13(1), 97–120. Https://Ojs.Sttjaffray.Ac.Id/Jjv71/Article/View/114/Pdf_80
Pannenberg, W. (1968). Jesus: God And Man, Trans. Scm Press Ltd.
Paparang, S. R. (2020). Filsafat Trinitas Klarifikasi Apologetika Forma Dei Dan Forma Serui Sebagai Disposal Polemik Trinitas. Bonafide: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(2), 197–217.
Putra, A. (2022). Bukti-Bukti Keilahian Dan Kemanusiaan Yesus Dalam Perjanjian Baru. Saint Paul’s Review, 2(1), 1–14. Https://Doi.Org/10.56194/Spr.V2i1.15
Ruck, A. (2008). Sejarah Gereja Asia. Bpk Gunung Mulia.
Selvendran, R. R. (2005). , The Unique Divinity Of Jesus Christ Established From His Naming As Saviour. Rontaprint Norwich.
Sihombing, W. F. (2020). Sejarah Penafsiran Ajaran Paulus Mengenai Pembenaran Oleh Iman. Jurnal Teologi Cultivation, 4(1), 135–175. Https://Doi.Org/10.46965/Jtc.V4i1.222
Stavanus, A. (2016). Analisis Kritis Teologis Mengenai Pemahaman Kontekstualisasi Pemimpin Gereja Sidang-Sidang Jemaat Allah Di Kota Tomohon. Euanggelion: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, Vol. 1(2), 1–23.
Stevanus, K. (2020). Bukti Keilahian Yesus Menurut Injil. Jurnal Teruna Bhakti. Http://Stakterunabhakti.Ac.Id/E-Journal/Index.Php/Teruna
Takaliuang, M. P. (2020). Ancaman Ajaran Sesat Di Lingkungan Kekristenan: Suatu Pelajaran Bagi Gereja-Gereja Di Indonesia. Missio Ecclesiae, 9(1), 132–156. Https://Doi.Org/10.52157/Me.V9i1.115
Tony Lane, R. P. (2016). Tokoh Dan Pemikiran Kristen Dari Masa Ke Masa. Bpk Gunung Mulia.
Yufengkri Sanda, H. (2020). Tinjauan Teologi Sistematis-Apologetis Terhadap Pandangan Adopsionisme Mengenai Ketuhanan Yesus. Bonafide: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(1), 144–164. Www.Jurnal.Sttissiau.Ac.Id/Volume
Yuhananik, Y. (2019). Kajian Teologis Konsep Kebahagiaan Menurut Matius 5:3. Jurnal Teologi Berita Hidup, 1(2), 138–153. Https://Doi.Org/10.38189/Jtbh.V1i2.15
Downloads
Published
Issue
Section
License
Semua artikel yang diterbitkan dalam REAL DIDACHE: Jurnal Pendidikan Kristen dilindungi oleh hak cipta.
Hak cipta sepenuhnya dimiliki oleh penulis, sementara jurnal memiliki hak untuk menerbitkan dan mendistribusikan artikel dalam bentuk cetak maupun elektronik.
Artikel dalam jurnal ini dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0). Lisensi ini memungkinkan pembaca untuk:
-
Mencantumkan nama penulis dan jurnal secara tepat.
-
Menggunakan artikel untuk keperluan nonkomersial.
-
Mendistribusikan karya turunan dengan lisensi yang sama.
Untuk penggunaan di luar cakupan lisensi ini misalnya untuk tujuan komersial atau modifikasi yang tidak sesuai lisensi diperlukan izin tertulis dari penulis atau penerbit jurnal.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai hak cipta atau izin permintaan, silakan hubungi kami melalui situs resmi jurnal atau email redaksi.
