Tanggung Jawab Orang Percaya Atas Pengrusakan Alam: Perspektif Pendidikan Agama Kristen
DOI:
https://doi.org/10.53547/rdj.v3i2.441Abstract
This research focuses on the responsibility of Christian communities towards environmental damage from the perspective of Christian religious education. The research method used is literature study and literature search to increase understanding and awareness of parents, educators, and church members about the importance of protecting nature. This research answers questions about the role of Christian communities in overcoming environmental damage and how approaches to Christian religious education can shape a generation that cares about the environment. Research findings show that irresponsible exploitation of natural resources results in significant environmental damage. Teaching in families, schools, and churches plays an important role in shaping environmental awareness and responsibility. Through a Christian religious education approach, this study found that a generation that cares about the environment can be formed. Parents, educators, and church members have a crucial role to play in conveying values about the importance of safeguarding and preserving nature to children and young people. From the analysis above, it can be concluded that Christian religious education can be an effective means in forming awareness and responsibility for the environment. This approach can be done through consistent, integrated teaching within families, schools, and churches. Christian communities have a role as a solution to environmental destruction and can involve the younger generation in efforts to preserve nature.
Keywords: responsibility; believers; destruction of nature; Christian Education
Abstrak
Penelitian ini berfokus pada tanggung jawab jemaat Kristen terhadap kerusakan lingkungan dari perspektif pendidikan agama Kristen. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan penelusuran pustaka untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran orang tua, pendidik, dan anggota gereja tentang pentingnya menjaga alam. Penelitian ini menjawab pertanyaan mengenai peran jemaat Kristen dalam mengatasi kerusakan lingkungan dan bagaimana pendekatan pendidikan agama Kristen dapat membentuk generasi yang peduli terhadap lingkungan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa eksploitasi sumber daya alam yang tidak bertanggung jawab mengakibatkan kerusakan lingkungan yang signifikan. Pengajaran yang dilakukan di dalam keluarga, sekolah, dan gereja memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Melalui pendekatan pendidikan agama Kristen, penelitian ini menemukan bahwa generasi yang peduli terhadap lingkungan dapat terbentuk. Orang tua, pendidik, dan anggota gereja memiliki peran krusial dalam menyampaikan nilai-nilai tentang pentingnya menjaga dan melestarikan alam kepada anak-anak dan generasi muda. Dari analisa di atas dapat disimpulkan bahwa pendidikan agama Kristen dapat menjadi sarana efektif dalam membentuk kesadaran dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Pendekatan ini dapat dilakukan melalui pengajaran yang konsisten dan terintegrasi di dalam keluarga, sekolah, dan gereja. Jemaat Kristen memiliki peran sebagai solusi atas pengrusakan alam lingkungan dan dapat melibatkan generasi muda dalam upaya pelestarian alam.
Kata Kunci: tanggung jawab; orang percaya; pengrusakan alam; pendidikan agama kristen
Downloads
References
Awang, N. A., Setyawan, Y. B., & Timo, E. L. N. (2019). Ekoteologi Fungsi Hutan Oenaek: Penyimpangan Paradigma Ekologis Menuju Perilaku Eksploitatif. GEMA TEOLOGIKA: Jurnal Teologi Kontekstual Dan Filsafat Keilahian, 4(2), 135. https://doi.org/10.21460/gema.2019.42.423
Cahyono, D. B. (2021). Eko-Teologi John Calvin: Dasar Kekristenan Dalam Tindakan Ekologi (Sebuah Respon Kekristenan Terhadap Tindakan Ekologi). Diegesis : Jurnal Teologi, 6(2), 72–88. https://doi.org/10.46933/DGS.vol6i272-88
Emanuel Gerrit Singgih. (2021). Pengantar Teologi Ekologi. Kanasius.
Hutabarat, C., & Putrawan, B. K. (2021). Pengantar Pola Asuh Orang Tua Dalam Keluarga Kristen. PNEUMATIKOS, 11 no 2.
Indriyanto. (2006). Ekologi Hutan. Bumi Askara.
Lucky, Hutasoit, B. M. (2017). Memahami Imago Dei Sebagai Potensi Ilahi dalam Pelayanan. Epigraphe, 1, 39–54.
Mulyana, R. (2009). Penanaman Etika Lingkungan Melalui Sekolah Perduli Dan Berbudaya Lingkungan. Jurnal Tabularasa PPS Unimed, 6 No 2, 175–180.
Ngahu, S. S. T. (2020). Mendamaikan Manusia dengan Alam. Pengarah: Jurnal Teologi Kristen, 2(2), 77–88. https://doi.org/10.36270/pengarah.v2i2.28
Norman L. Geisler. (2010). Etika Kristen: Pilihan Dan Isu. SAAT.
Novianti, N., & Duha, S. P. I. (2023). Peran Keluarga dalam Pertumbuhan Gereja di Era Digital. Jurnal Arrabona, 5(2), 154–166. https://doi.org/10.57058/juar.v5i2.77
Pakpahan, G. K. R., & Taneo, A. Y. (2020). Kajian Sosio – Etis Teologis Terhadap Moralitas Sosial Umat Kristen Di Kecamatan Alak, Kupang – Nusa Tenggara Timur. Matheo : Jurnal Teologi/Kependetaan, 10(1), 23–36. https://doi.org/10.47562/matheo.v10i1.99
Putra, D. A. (2021). Merengkuh Bumi Merawat Semesta: Mengupayakan Hermeneutik Ekologis dalam Rangka Menanggapi Kerusakan Lingkungan Dewasa Ini. Aradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict Studies, 1(1), 71. https://doi.org/10.21460/aradha.2021.11.537
Putri, A. S. (2021). Penyelamatan Bumi dan Isinya dalam Pandangan Ekoteologi: Sebuah Analisis Biblikal. Angelion: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(2), 164–181. https://doi.org/10.38189/jan.v1i2.76
Putri, A. S., Sembodo, J., & Prabowo, Y. S. (2022). Menilik Prinsip Penatalayanan Manusia Terhadap Alam Berdasarkan Kejadian 1:26-28. DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 6(2), 749–760. https://doi.org/10.30648/dun.v6i2.648
Robert P. Borrong. (2000). Etika Bumi Baru. BPK Gunung Mulia.
Samosir, C. M., & Boiliu, F. M. (2022). Pendidikan Agama Kristen Sebagai Upaya Menjawab Tantangan Krisis Lingkungan Hidup. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 815–826. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i1.1761
Sihura, S. (2022). PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN KEMISKINAN. Didache: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 3(2), 119–142. https://doi.org/10.55076/didache.v3i2.52
Simon, S. (2021). Peranan Pendidikan Agama Kristen Menangani Masalah Ekologi. EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 2(1), 17–35. https://doi.org/10.47530/edulead.v2i1.60
Sonny Keraf. (2002). Filsafat Lingkungan Hidup. Buku Kompas.
Stevanus, K. (2019). Pelestarian Alam sebagai Perwujudan Mandat Pembangunan: Suatu Kajian Etis-Teologis. Kurios, 5(2), 94. https://doi.org/10.30995/kur.v5i2.107
Stott, J. (2013). Isu-Isu Global, Menantang Kepemimpinan Kristiani. Yayasan Komunikasi Bina Kasih.
Telaumbanua, S. (2020). PAK Gereja Dalam Konteks Lingkungan Hidup Suatu Refleksi Terhadap Markus 16:15. Jurnal Shanan, 4(1), 41–56. https://doi.org/10.33541/shanan.v4i1.1767
Utomo, B. S. (2020). Tafsir Kejadian 2:15 Sebagai Konstruksi Memahami Pelayanan dan Tanggung Jawab Orang Percaya terhadap Lingkungan. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 3(2), 230–245. https://doi.org/10.34307/b.v3i2.177
Wiratanaya, G. N., & Kembuan, L. A. (2023). Studi Biblika Tentang Ekoteologi dan Kaitannya dengan Tradisi Perayaan Unduh-Unduh. Sabda: Jurnal Teologi Kristen, 4(1), 98–118. https://doi.org/10.55097/sabda.v4i1.83
Downloads
Published
Issue
Section
License
Semua artikel yang diterbitkan dalam REAL DIDACHE: Jurnal Pendidikan Kristen dilindungi oleh hak cipta.
Hak cipta sepenuhnya dimiliki oleh penulis, sementara jurnal memiliki hak untuk menerbitkan dan mendistribusikan artikel dalam bentuk cetak maupun elektronik.
Artikel dalam jurnal ini dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0). Lisensi ini memungkinkan pembaca untuk:
-
Mencantumkan nama penulis dan jurnal secara tepat.
-
Menggunakan artikel untuk keperluan nonkomersial.
-
Mendistribusikan karya turunan dengan lisensi yang sama.
Untuk penggunaan di luar cakupan lisensi ini misalnya untuk tujuan komersial atau modifikasi yang tidak sesuai lisensi diperlukan izin tertulis dari penulis atau penerbit jurnal.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai hak cipta atau izin permintaan, silakan hubungi kami melalui situs resmi jurnal atau email redaksi.
