Tanggung Jawab Orang Percaya Atas Pengrusakan Alam: Perspektif Pendidikan Agama Kristen

Authors

  • Sang Putra Immanuel Duha Sekolah Tinggi Teologi Real Batam
  • Otniel Otieli Harefa Sekolah Tinggi Teologi Real Batam
  • Jan Lukas Lombok Sekolah Tinggi Teologi Real Batam
  • Nona Beta Marpaung Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

DOI:

https://doi.org/10.53547/rdj.v3i2.441

Abstract

This research focuses on the responsibility of Christian communities towards environmental damage from the perspective of Christian religious education. The research method used is literature study and literature search to increase understanding and awareness of parents, educators, and church members about the importance of protecting nature. This research answers questions about the role of Christian communities in overcoming environmental damage and how approaches to Christian religious education can shape a generation that cares about the environment. Research findings show that irresponsible exploitation of natural resources results in significant environmental damage. Teaching in families, schools, and churches plays an important role in shaping environmental awareness and responsibility. Through a Christian religious education approach, this study found that a generation that cares about the environment can be formed. Parents, educators, and church members have a crucial role to play in conveying values about the importance of safeguarding and preserving nature to children and young people. From the analysis above, it can be concluded that Christian religious education can be an effective means in forming awareness and responsibility for the environment. This approach can be done through consistent, integrated teaching within families, schools, and churches. Christian communities have a role as a solution to environmental destruction and can involve the younger generation in efforts to preserve nature.

Keywords: responsibility; believers; destruction of nature; Christian Education


Abstrak
Penelitian ini berfokus pada tanggung jawab jemaat Kristen terhadap kerusakan lingkungan dari perspektif pendidikan agama Kristen. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan penelusuran pustaka untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran orang tua, pendidik, dan anggota gereja tentang pentingnya menjaga alam. Penelitian ini menjawab pertanyaan mengenai peran jemaat Kristen dalam mengatasi kerusakan lingkungan dan bagaimana pendekatan pendidikan agama Kristen dapat membentuk generasi yang peduli terhadap lingkungan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa eksploitasi sumber daya alam yang tidak bertanggung jawab mengakibatkan kerusakan lingkungan yang signifikan. Pengajaran yang dilakukan di dalam keluarga, sekolah, dan gereja memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Melalui pendekatan pendidikan agama Kristen, penelitian ini menemukan bahwa generasi yang peduli terhadap lingkungan dapat terbentuk. Orang tua, pendidik, dan anggota gereja memiliki peran krusial dalam menyampaikan nilai-nilai tentang pentingnya menjaga dan melestarikan alam kepada anak-anak dan generasi muda. Dari analisa di atas dapat disimpulkan bahwa pendidikan agama Kristen dapat menjadi sarana efektif dalam membentuk kesadaran dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Pendekatan ini dapat dilakukan melalui pengajaran yang konsisten dan terintegrasi di dalam keluarga, sekolah, dan gereja. Jemaat Kristen memiliki peran sebagai solusi atas pengrusakan alam lingkungan dan dapat melibatkan generasi muda dalam upaya pelestarian alam.

Kata Kunci: tanggung jawab; orang percaya; pengrusakan alam; pendidikan agama kristen

Downloads

Download data is not yet available.

References

Awang, N. A., Setyawan, Y. B., & Timo, E. L. N. (2019). Ekoteologi Fungsi Hutan Oenaek: Penyimpangan Paradigma Ekologis Menuju Perilaku Eksploitatif. GEMA TEOLOGIKA: Jurnal Teologi Kontekstual Dan Filsafat Keilahian, 4(2), 135. https://doi.org/10.21460/gema.2019.42.423

Cahyono, D. B. (2021). Eko-Teologi John Calvin: Dasar Kekristenan Dalam Tindakan Ekologi (Sebuah Respon Kekristenan Terhadap Tindakan Ekologi). Diegesis : Jurnal Teologi, 6(2), 72–88. https://doi.org/10.46933/DGS.vol6i272-88

Emanuel Gerrit Singgih. (2021). Pengantar Teologi Ekologi. Kanasius.

Hutabarat, C., & Putrawan, B. K. (2021). Pengantar Pola Asuh Orang Tua Dalam Keluarga Kristen. PNEUMATIKOS, 11 no 2.

Indriyanto. (2006). Ekologi Hutan. Bumi Askara.

Lucky, Hutasoit, B. M. (2017). Memahami Imago Dei Sebagai Potensi Ilahi dalam Pelayanan. Epigraphe, 1, 39–54.

Mulyana, R. (2009). Penanaman Etika Lingkungan Melalui Sekolah Perduli Dan Berbudaya Lingkungan. Jurnal Tabularasa PPS Unimed, 6 No 2, 175–180.

Ngahu, S. S. T. (2020). Mendamaikan Manusia dengan Alam. Pengarah: Jurnal Teologi Kristen, 2(2), 77–88. https://doi.org/10.36270/pengarah.v2i2.28

Norman L. Geisler. (2010). Etika Kristen: Pilihan Dan Isu. SAAT.

Novianti, N., & Duha, S. P. I. (2023). Peran Keluarga dalam Pertumbuhan Gereja di Era Digital. Jurnal Arrabona, 5(2), 154–166. https://doi.org/10.57058/juar.v5i2.77

Pakpahan, G. K. R., & Taneo, A. Y. (2020). Kajian Sosio – Etis Teologis Terhadap Moralitas Sosial Umat Kristen Di Kecamatan Alak, Kupang – Nusa Tenggara Timur. Matheo : Jurnal Teologi/Kependetaan, 10(1), 23–36. https://doi.org/10.47562/matheo.v10i1.99

Putra, D. A. (2021). Merengkuh Bumi Merawat Semesta: Mengupayakan Hermeneutik Ekologis dalam Rangka Menanggapi Kerusakan Lingkungan Dewasa Ini. Aradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict Studies, 1(1), 71. https://doi.org/10.21460/aradha.2021.11.537

Putri, A. S. (2021). Penyelamatan Bumi dan Isinya dalam Pandangan Ekoteologi: Sebuah Analisis Biblikal. Angelion: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(2), 164–181. https://doi.org/10.38189/jan.v1i2.76

Putri, A. S., Sembodo, J., & Prabowo, Y. S. (2022). Menilik Prinsip Penatalayanan Manusia Terhadap Alam Berdasarkan Kejadian 1:26-28. DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 6(2), 749–760. https://doi.org/10.30648/dun.v6i2.648

Robert P. Borrong. (2000). Etika Bumi Baru. BPK Gunung Mulia.

Samosir, C. M., & Boiliu, F. M. (2022). Pendidikan Agama Kristen Sebagai Upaya Menjawab Tantangan Krisis Lingkungan Hidup. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 815–826. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i1.1761

Sihura, S. (2022). PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN KEMISKINAN. Didache: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 3(2), 119–142. https://doi.org/10.55076/didache.v3i2.52

Simon, S. (2021). Peranan Pendidikan Agama Kristen Menangani Masalah Ekologi. EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 2(1), 17–35. https://doi.org/10.47530/edulead.v2i1.60

Sonny Keraf. (2002). Filsafat Lingkungan Hidup. Buku Kompas.

Stevanus, K. (2019). Pelestarian Alam sebagai Perwujudan Mandat Pembangunan: Suatu Kajian Etis-Teologis. Kurios, 5(2), 94. https://doi.org/10.30995/kur.v5i2.107

Stott, J. (2013). Isu-Isu Global, Menantang Kepemimpinan Kristiani. Yayasan Komunikasi Bina Kasih.

Telaumbanua, S. (2020). PAK Gereja Dalam Konteks Lingkungan Hidup Suatu Refleksi Terhadap Markus 16:15. Jurnal Shanan, 4(1), 41–56. https://doi.org/10.33541/shanan.v4i1.1767

Utomo, B. S. (2020). Tafsir Kejadian 2:15 Sebagai Konstruksi Memahami Pelayanan dan Tanggung Jawab Orang Percaya terhadap Lingkungan. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 3(2), 230–245. https://doi.org/10.34307/b.v3i2.177

Wiratanaya, G. N., & Kembuan, L. A. (2023). Studi Biblika Tentang Ekoteologi dan Kaitannya dengan Tradisi Perayaan Unduh-Unduh. Sabda: Jurnal Teologi Kristen, 4(1), 98–118. https://doi.org/10.55097/sabda.v4i1.83

Published

2023-09-15

Issue

Section

Articles