Peranan Pendidikan Kristen Dalam Membentuk Karakter Generasi Muda Di Era Digital

Authors

DOI:

https://doi.org/10.53547/rdj.v4i2.583

Abstract

This study aims to analyze the role of Christian education in shaping the character of youth in the digital era. The background of this research stems from the observation that young people tend to dislike being regulated, prefer to follow their own desires, distance themselves from community, and spend significant time interacting in the virtual world, which they consider a trendy culture. The primary focus of this study is to understand how Christian education can adapt to contemporary challenges and fulfill the church's calling to be the light and salt of the world. This research will address questions regarding the understanding of Christian education in the digital age and its role in this context. Additionally, this study discusses the challenges of Christian religious education in the digital era, highlighting five roles of the church in shaping the character of youth: character formation, instilling discipline, fostering a sense of responsibility, instilling values of honesty, and nurturing a fear of God. The implementation of these strategies varies, and there is room for enhancing understanding and application, which is essential for shaping the character of the church's future generation.

Keywords: christianity; digital era; education; role; young generation

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan Kristen dalam membentuk karakter generasi muda di era digital. Latar belakang penelitian ini berakar pada fakta bahwa generasi muda cenderung tidak suka diatur, lebih memilih mengikuti keinginan sendiri, menjauh dari komunitas, dan menghabiskan waktu berinteraksi di dunia maya, yang dianggap sebagai budaya yang sedang tren. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana pendidikan Kristen dapat beradaptasi dengan tantangan zaman dan memenuhi panggilan gereja sebagai terang dan garam dunia. Penelitian ini akan menjawab pertanyaan mengenai pemahaman pendidikan Kristen di era digital serta perannya dalam konteks tersebut. Selain itu, penelitian ini membahas tantangan pendidikan agama Kristen di era digital, dengan menyoroti lima peran gereja dalam membentuk karakter generasi muda: pembentukan karakter, penanaman kedisiplinan, rasa tanggung jawab, nilai kejujuran, dan sikap takut akan Tuhan. Implementasi strategi ini bervariasi, dan terdapat ruang untuk meningkatkan pemahaman serta aplikasinya, yang sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda gereja di masa depan.

Kata Kunci: era digital; generasi muda; kristen; pendidikan; peranan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aji, R. (2016). Digitalisasi, Era Tantangan Media (Analisis Kritis Kesiapan Fakultas Dakwah Dan Komunikasi Menyongsong Era Digital). Islamic Communication Journal, 1(1). https://doi.org/10.21580/icj.2016.1.1.1245

Albertus, D. K. (2018). Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. In Jakarta: Grasindo. Grasindo.

Amin, M. (2017). Peran Guru Dalam Menanamkan Nilai Kejujuran Pada Lembaga Pendidikan. Tadbir : Jurnal Studi Manajemen Pendidikan, 1(1), 105. https://doi.org/10.29240/jsmp.v1i1.222

Anting, Y. (2021). Challenges of Christian Religious Education and The Formation of Early Children Associated In The 21st Century. Inculco Journal of Christian Education, 1(1), 16–30.

Asmani, J. M. (2011). Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah. DIVA Press.

Boiliu, F. M. (2020a). Peran Pendidikan Agama Kristen Di Era Digital Sebagai Upaya Mengatasi Penggunaan Gadget Yang Berlebihan Pada Anak Dalam Keluarga Di Era Disrupsi 4.0. REAL DIDACHE: Journal of Christian Education, 1(1), 25–38. https://doi.org/10.53547/realdidache.v1i1.73

Boiliu, F. M. (2020b). Peran Pendidikan Agama Kristen Di Era Digital Sebagai Upaya Mengatasi Penggunaan Gadget Yang Berlebihan Pada Anak Dalam Keluarga Di Era Disrupsi 4.0. REAL DIDACHE: Journal of Christian Education, 1(1), 25–38. https://doi.org/10.53547/realdidache.v1i1.73

Dalensang, R., & Molle, M. (2021). Peran Gereja dalam Pengembangan Pendidikan Kristen bagi Anak Muda pada Era Teknologi Digital. Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen Dan Musik Gereja, 5(2), 255–271. https://doi.org/10.37368/ja.v5i2.189

Damanik, R., Bani, Y., Moningka, S. S., Natan, & Mawu, M. E. (2022). Peranan Sekolah Tinggi Teologi Dalam Memperlengkapi Hamba Tuhan Pada Era Digital. Mitra Sriwijaya: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 3(2), 20–32. https://doi.org/10.46974/ms.v3i2.59

Damanik, R., & Selly, A. (2022). Pendidikan Penggunaan Media Sosial Bagi Remaja Kristen. CARAKA, 1407(April), 147–158.

Damanik, R., & Yuli, P. (2023). The role of education in the church to equip Generation Z in maintaining the faith for the implementation of the great mandate. Jurnal Pendidikan Agama Kristen (JUPAK), 3(2), 1–16. https://doi.org/10.52489/jupak.v3i2.126

Day, V. M., & Qodariah, S. (2018). Menumbuhkan Literasi Digital Pada Anak Usia Sekolah 6-12 Tahun. Prosiding Nasional Psikologi 2, 1–9.

Faturrahman, & Ahmadi, K. (2012). Pengantar Pendidikan. Prestasi Pustaka.

Gulo, W. (2006). Penampakan Indentitas dan Ciri Khas Dalam Penyelenggaraan Sekolah Kristen. In Identitas dan Ciri Khas Pendidikan Kristen di Indonesia. Gunung Mulia.

Indonesia, P. P. dan P. B. (1996). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka.

Jhon M. Drescher. (2008). Melakukan Buah Roh. In Jakarta: BPK Gunung Mulia. Gunung Mulia.

Kristianto, P. L. (2008). Prinsip dan Praktek PAK: Penuntun bagi Mahasiswa Teologi dan PAK, Pelayan Gereja, Guru Agama, dan Keluarga Kristen. Andi.

Langi, E. A., Arifianto, Y. A., & Elisa, S. (2023). Peran Pendidikan Agama Kristen Terhadap Nilai Toleransi. REAL DIDACHE: Journal of Christian Education, 3(1), 63–73. https://doi.org/10.53547/rdj.v3i1.371

Lie, T. G. (2013). Tantangan dalam Pendidikan dan Pengajaran Masa Kini. STT Bandung.

Lindawati, S. (2016). Penggunaan Metode Deskriptif Kualitatif Untuk Analisis Strategi Pengembangan Kepariwisataan Kota Sibolga Provinsi Sumatera Utara. Seminar Nasional APTIKOM (SEMNASTIKOM), Hotel Lombok Raya Mataram, 833–837.

Prahasta, A. (2012). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Scientific Press.

Purwanto, M. N. (2009). Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis. Remaja Rosdakarya.

Setiawan, D. E. (2019). Kelahiran Baru Di Dalam Kristus Sebagai Titik Awal Pendidikan Karakter Unggul. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 3(2), 154. https://doi.org/10.46445/ejti.v3i2.135

Setiawan, W. (2017). Era Digital dan Tantangannya. Seminar Nasional Pendidikan. Seminar Nasional Pendidikan, 1–9.

Sulidar, F. (2017). Dampak Positif Dan Negatif Sosial Media Terhadap Perubahan Sosial Anak. Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(2), 118–123.

Tong, S. (2008). Arsitek Jiwa II. Momentum.

Willis, S. S. (2012). Psikologi Pendidikan. Alfabeta.

Yuli, P., Tambunan, S., Karbui, T., Damanik, R., & Bani, Y. (2022). Tantangan, Peluang, Dan Strategi Pendidikan Kristen Pada Era Disrupsi. CARAKA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 3(2), 295–308. https://doi.org/10.46348/car.v3i2.112

Published

2024-09-30

Issue

Section

Articles