Pembentukan Karakter Generasi Muda: Sinergi Pendidikan Kristen Dan Nilai-Nilai Tradisi Lompat Batu Nias

Authors

  • Desetina Harefa Institut Agama Kristen Negeri Manado
  • Sahat Lambok Sihombing Sekolah Tinggi Teologi Basom
  • Yasman Telaumbanua Sekolah Tinggi Teologi Lintas Budaya Batam

DOI:

https://doi.org/10.53547/f92jw156

Keywords:

lompat batu, challenges of the times, culture, education

Abstract

This study examines the synergy between Christian Education and the Lompat Batu tradition in shaping the character of young generations. In the face of globalization and modernization, education should not only focus on intellectual growth but also on moral and spiritual formation. Christian Education plays an important role in teaching love, honesty, responsibility, and discipline, while the Lompat Batu tradition emphasizes courage, resilience, and social responsibility in Nias culture. This research uses a qualitative approach with literature study methods, analyzing sources on Christian Education and the Lompat Batu tradition. The results show that combining these elements can be an effective way to develop young people with a strong spiritual foundation while preserving cultural heritage. Integrating Christian Education and the Lompat Batu tradition helps shape individuals with high morals, mental strength, and social awareness to face modern challenges.

Keywords: lompat batu; challenges of the times; culture; education

Abstrak

Penelitian ini membahas sinergi antara Pendidikan Kristen dan nilai-nilai tradisi Lompat Batu Nias dalam pembentukan karakter generasi muda. Di tengah tantangan globalisasi dan modernisasi, pendidikan tidak hanya berfokus pada pengembangan intelektual tetapi juga pada pembentukan moral dan spiritual. Pendidikan Kristen memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai kasih, kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin, sementara tradisi Lompat Batu mengajarkan keberanian, ketahanan, serta tanggung jawab sosial dalam budaya Nias. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, yang menganalisis berbagai sumber literatur tentang pendidikan Kristen dan tradisi Lompat Batu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi antara keduanya dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk karakter generasi muda yang memiliki landasan spiritual yang kuat serta tetap menghargai budaya lokal. Dengan integrasi pendidikan Kristen dan tradisi Lompat Batu, generasi muda dapat tumbuh menjadi individu yang memiliki moralitas tinggi, ketahanan mental, serta tanggung jawab sosial dalam menghadapi tantangan zaman.

Kata Kunci: lompat batu; tantangan zaman; kebudayaan; pendidikan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Advent Graceman Mendrofa, Amelia Nurlita, Ilham Hudi, Dimas Darma Putra, Dian Juniati Sandra Putri, Sakti Wibowo, & Syarifatul Hayati. (2024). Dampak Negatif Globalisasi pada Perilaku Generasi Milenial yang Bertentangan dengan Nilai-Nilai Pancasila. Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi Dan Kewirausahaan, 2(2), 130–141. https://doi.org/10.58192/wawasan.v2i2.1950

Agus Man Giawa. (2023). Lompat Batu Nias Sebagai Ikon Pemersatu Masyarakat Nias Desa Bawomataluo Menurut Perspektif Relasionalitas Armada Riyanto. Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik, 5(1), 1–6.

Durasa, H. (2023). Peran Filsafat Moral dalam Memanusiakan Manusia dan Urgensinya dalam Pendidikan. Jurnal Filsafat Indonesia, 6(2), 231–237. https://doi.org/10.23887/jfi.v6i2.45635

Eka Santika, I. W. (2020). Pendidikan Karakter pada Pembelajaran Daring. Indonesian Values and Character Education Journal, 3(1), 8–19. https://doi.org/10.23887/ivcej.v3i1.27830

Eka Santika, I. W. (2022). Penguatan Nilai-nilai kearifan lokal Bali dalam membentuk Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(4), 6182–6195.

Grifol Jeyral, M., Dedy Kasingku, J., Warouw, W. N., Studi, P., Agama, P., Klabat, U., Mononutu, J. A., & Bawah, A. (2023). Pentingnya Pendidikan Disiplin dalam Membentuk Karakter Orang Muda. Journal on Education, 6(1), 5910–5917. https://doi.org/10.31004/joe.v6i1.3793

Hamdani, A. D. (2021). Pendidikan Di Era Digital Yang Mereduksi Nilai Budaya. CERMIN: Jurnal Penelitian, 5(1), 62–68. https://doi.org/10.36841/cermin_unars.v5i1.971

Hutagalung, R., & Ramadan, Z. H. (2022). Peran Orang Tua dalam Menanamkan Nilai Multikultural di Lingkungan Keluarga Siswa sekolah Dasar. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4967–4991. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2895

Juwinner Dedy Kasingku. (2024). Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik. Jurnal Edocatio, 10(1), 331–339.

Lengkana, A. S., & Muhtar, T. (2021). Pembelajaran Kebugaran Jasmani. CV Salam Insan Mulia.

Lickona, T. (2022). Mendidik untuk membentuk karakter. Bumi Aksara.

Marampa, E. R. (2021). Peran Orangtua Dan Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Membentuk Karakter Kerohanian Peserta Didik. SESAWI: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 2(2), 239–258. https://doi.org/10.53687/sjtpk.v2i2.46

Maru’ao, D. (2020). Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Tradisi Hombo Batu Di Desa Bawomtaluo Kecamatan Fanayama Kabupaten Nias Selatan. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

Maulidya, N., & Jannah, M. (2021). Hubungan Psychological Capital Dengan Mental Toughness Pada Atlet Beladiri. Jurnal Penelitian Psikologi, 8(6), 106–116.

Parwata, I. M. Y. (2021). Pembelajaran Gerak Dalam Pendidikan Jasmani Dari Perspektif Merdeka Belajar. Indonesian Journal of Educational Development, 2(2), 219–228. https://doi.org/10.5281/zenodo.5233331

Permatasari, R. P. (2024). 5 Kasus Bullying Paling Viral di Indonesia Sepanjang 2024. BEAUTYNESIA. https://www.beautynesia.id/life/5-kasus-bullying-paling-viral-di-indonesia-sepanjang-2024/b-298618

Sagala, K., Naibaho, L., & Rantung, D. A. (2024). Tantangan Pendidikan karakter di era digital. Jurnal Kridatama Sains Dan Teknologi, 6(01), 1–8. https://doi.org/10.53863/kst.v6i01.1006

Sanjaya, Y. A., & Safitri, D. (2024). Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Pengembangan Pendidikan Karakter Di Era 4.0. JICN: Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 1(2), 3007–3013.

Sarumaha, R., & Gee, E. (2021). Identifikasi Hombo Batu Sebagai Media Pembelajaran Ditinjau Secara Matematis. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 10(1), 155–166. https://doi.org/10.24127/ajpm.v10i1.3163

Stevanus, K. (2018). Tujuh Kebajikan Utama Untuk Membangun Karakter Kristiani Anak. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 1(1), 79–95. https://doi.org/10.34307/b.v1i1.21

Tenritatta, A. A. (2022). Masyarakat Urban Dalam Kaitannya Dengan Budaya (pp. 1–12). https://doi.org/10.31219/osf.io/28m37

Tubagus Herlambang. (2017). Olahraga Tradisional Sebagai Identitas Budaya Indonesia. Seminar Nasional KeIndonesiaan II.

Ulfah, U., Supriani, Y., & Arifudin, O. (2022). Kepemimpinan Pendidikan di Era Disrupsi. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(1), 153–161. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i1.392

Wijono, S. (2018). Kepemimpinan dalam perspektif organisasi. Kencana.

Published

2025-03-29

Issue

Section

Articles