Mengatasi Gap Generasi dalam Komunikasi Kristen: Pendekatan yang Relevan dan Kontekstual
DOI:
https://doi.org/10.53547/qkq05y81Keywords:
generation gap, communication, gospel, contextual, flexibleAbstract
The generation gap in Christian communication is a significant issue that often hinders the effectiveness of the gospel message. Differences in communication styles, values, and media across generations create challenges in achieving shared understanding. This study aims to explore the generation gap in Christian communication and find approaches to overcome it, focusing on the relevance of the gospel message and the selection of appropriate media. The method used is qualitative through a literature review of various communication models in the church context. The results of the study emphasize the importance of an inclusive, relevant, and flexible approach to bridge the generation gap and develop Christian communities effectively. The findings show that digital technology is effective in reaching the younger generation, while traditional methods still play a role for the older generation. Intergenerational dialogue is also key to creating mutual understanding. In conclusion, churches need to adopt a flexible approach that combines digital and traditional media and encourages intergenerational dialogue so that Christian communication is more effective in reaching different generations in the faith community.
Keywords: generation gap; communication; gospel; contextual; flexible
Abstrak
Gap generasi dalam komunikasi Kristen adalah isu signifikan yang sering menghambat efektivitas penyampaian berita Injil. Perbedaan cara berkomunikasi, nilai, dan media antar generasi menciptakan tantangan dalam mencapai pemahaman bersama. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi gap generasi dalam komunikasi Kristen dan mencari pendekatan untuk mengatasinya, dengan fokus pada relevansi pesan Injil dan pemilihan media yang tepat. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui studi pustaka atas berbagai model komunikasi dalam konteks gereja. Hasil penelitian menekankan pentingnya pendekatan yang inklusif, relevan, dan fleksibel untuk menjembatani gap generasi dan mengembangkan komunitas Kristen secara efektif. Temuan menunjukkan bahwa teknologi digital efektif untuk menjangkau generasi muda, sementara metode tradisional tetap berperan bagi generasi tua. Dialog antar generasi juga menjadi kunci menciptakan pemahaman yang saling menghargai. Kesimpulannya, gereja perlu mengadopsi pendekatan fleksibel yang menggabungkan media digital dan tradisional serta mendorong dialog antar generasi agar komunikasi Kristen lebih efektif menjangkau berbagai generasi dalam komunitas iman.
Kata Kunci: gap generasi; komunikasi; injil; kontekstual; fleksibel
Downloads
References
Ariyanto, Z. R., Sari, N. P., Nurhidayah, O., Hikmahwati, R., Hayat, S., & Sulistyono, Y. (2023). Kajian Fenomena Kesenjangan Generasi dalam Konteks Kehidupan Kampus menurut Perspektif Ilmu Komunikasi. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 9(2), 193–208. https://doi.org/10.23887/jiis.v9i2.70980
Basongan, C. (2022). Penggunaan Teknologi menurut Iman Kristen di Era Digital. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(3), 4279–4287. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i3.2883
Belo, Y., & S., R. (2023). Etika Komunikasi Guru Pendidikan Agama Kristen Di Tengah Kemajuan Teknologi Informasi Dan Komunikasi. BONAFIDE: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 4(1), 128–146. https://doi.org/10.46558/bonafide.v4i1.157
Castor, G. D. (1999). Recent Discussions of the Messiahship of Jesus. The Biblical World, 34(2), 111–119. https://doi.org/10.1086/474232
Dorothy A. Miller. (1981). The ‘sandwich’ Generation: Adult Children of the Aging on JSTOR. JSTOR 26.
Fauzuddin, Y., Arif, M. S., Sasono, D., Rizqiawan, H., & Iswoyo, A. (2022). Studi Kasus Gap Generasi Dalam Perspektif Nilai Personal Dan Budaya Organisasi Pada Pt. Jasa Raharja (Persero) Cabang Bali. Distribusi - Journal of Management and Business, 10(1), 33–50. https://doi.org/10.29303/distribusi.v10i1.242
Ferdinan Pasaribu. (2024). Eksposisi Kolose 2 : 6-8 : Generasi Z Yang Terpapar Sindrom Fear of Missing Out Hasil Sensus Penduduk Tahun 2020 telah dirilis Badan Pusat Statistik pada. Mitra Sriwijaya, 111–126.
Gultom, J. M. P. (2024). Strategi Gereja dalam Misi Penginjilan kepada Generasi Alpha. DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 8(2), 777–792. https://doi.org/10.30648/dun.v8i2.1169
Gultom, J. M. P., Tetelepta, H. B., Lukas, J., Paat, V. B. G. D., Widjaja, F. I., Harefa, O., Duha, S. P. I., Waruwu, S., Bawatji, A., & Manaransyah, S. (2023). Membangkitkan Semangat Kepemimpinan Kristen dalam Lingkungan Aras Nasional PGPI dan PGLII di Tanjung Balai Karimun. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 4(2), 1009–1018.
Hale, M. (2022). Generation Alpha. EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 3(2), 240–245. https://doi.org/10.47530/edulead.v3i2.126
Hale, M. (2023). Memahami Karakteristik Generasi untuk Pengembangan Pelayanan Berbasis Generasi di Gereja Masehi Injili di Timor. Indonesian Journal of Theology, 11(1), 55–87. https://doi.org/10.46567/ijt.v11i1.296
Hendryson. (2021). Tantangan Komunikasi Pemimpin Rohani pada Generasi Milenial. PROSIDING STT Sumatera Utara, 1(1), 261–271. http://stt-su.ac.id/e-journal/index.php/prosiding/article/view/74
Imannuel, L., Sinlae, Demsi Yanto SIlaen, & Riko. (2024). Teologi Komunikasi Dan Misi Kristen: Strategi Efektif Untuk Menjangkau Generasi PENERUS DI ERA DIGITAL. Manna Rafflesia, 2(April 2022), 450–462.
Irawan, H., & Budi, S. (2021). Minimalisir Konflik dalam Gap Generasi Melalui Pendekatan Komunikasi Interpersonal. 72–87.
Jimmy H.K Iroth. (2019). GEREJA, KELUARGA, DAN KESENJANGAN GENERASI (Studi Atas Kesenjangan Generasi Di Pelayanan Kategorial Untuk Keluarga-keluarga Jemaat GPIB Getsemani DKI Jakarta.
Kadri, W. N. (2023). Representasi Gap Generasi Dalam Iklan Im3 “Nyatakan Silaturahim.” Komsospol, 3(2), 47–63. https://doi.org/10.47637/komsospol.v3i2.1125
Kartika, D. A. (2024). Analisis Pola Komunikasi Organisasi dalam Kesenjangan Generasi di PT Pertamina Bina Medika IHC. Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS), 3(1), 172. https://doi.org/10.36722/psn.v3i1.2536
Lumbantoruan, T. P., & Gultom, A. Y. (2025). Strategi Pembinaan Warga Gereja untuk Mengembangkan Potensi Pemuda / I. Berkat : Jurnal Pendidikan Agama Dan Katolik, 1.
Manuel, R. A., & Sutanto, A. (2021). Generasi Alpha : Tinggal Diantara. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa), 3(1), 243. https://doi.org/10.24912/stupa.v3i1.10468
Meddy, G. (2023). Analisis Gap Generation Dalam Perbedaan Perspektif Dan Pola Komunikasi Pada Pegawai Bpjs Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bandar Lampung. Universitas Lampung, 1–23.
Miftahul Jannah, Noniya Dewinta Anggi Ritonga, & Muhammad Farhan. (2023). Tantangan Komunikasi Antar-generasi dalam Lingkungan Kerja Organisasi Modern. SABER : Jurnal Teknik Informatika, Sains Dan Ilmu Komunikasi, 2(1), 70–81. https://doi.org/10.59841/saber.v2i1.648
Ostawa, O., Silitonga, A. R., & Marpay, B. (2023). Strategi Pelayanan Misi Kontekstual Terhadap Generasi Z Yang Percaya Dengan Memanfaatkan Teknologi Informasi Dan Komunikasi. Predica Verbum: Jurnal Teologi Dan Misi, 3(2), 109–121. https://doi.org/10.51591/predicaverbum.v3i2.70
Pasaribu, F. (2025). Tantangan : Menghadapi Masalah Gen Alfa Kristen. Jurnal Gamaliel : Teologi Praktika, 7, 51–63.
Peter Menconi. (2010). The Intergenerational Church. CO: Mt. Sage Publishing.
Putri, G. S., Hartanto, B., & Husna, N. (2019). Generation Gap; Analisa Pengaruh Perbedaan Generasi Terhadap Pola Komunikasi Organisasi di Perusahaan Consumer Goods Di Kota Surabaya. JURNAL SOSIAL : Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 20(1), 36–43. https://doi.org/10.33319/sos.v20i1.36
Rayya, A., Setiadji, A., Kusumaningtyas, S., & Juniarti, J. E. (2023). Persepsi Milenial terhadap Stereotipe Gen Z. Prosiding Seminar Nasional, 103–113.
Rudding, R., Yanti Ramme, F., Itania Ruben, D., & Antika Masarrang, S. (2023). TEKNOLOGI DAN HIDUP KUDUS: Bagaimana Generasi Z Mengintegrasikan Nilai-Nilai Kristen Dalam Era Digital. Jurnal Kajian Pendidikan, 1(1), 14–25.
Silalahi, H. (2020). Bermisi Dalam Aksi: Kajian Teologis Misi Gereja Terhadap Perwujudan Kerukunan Umat Beragama Di Indonesia. TE DEUM: Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan, 10(Desember), 25–47.
Tando, F., & Heni Kartini Tallu Tondok. (2024). Tinjauan teologis: digitalisasi dan transformasi spiritualitas kristen. 2(12), 1227–1239.
Tetelepta, H. B., & Gultom, J. M. P. (2022). Kontekstual Sinergisitas Gereja Dan Influencer Rohani Dalam Pembangunan Spiritual Generasi “Z.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 4(2), 308–328. https://doi.org/10.37364/jireh.v4i2.102
Wicaksono, A., & Irawaty, F. (2023). Gereja Inklusif: Membangun Komunitas Ramah Yang Mampu Menangkal Stigma Terhadap Kaum Difable. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 6(2), 191–209. https://doi.org/10.34081/fidei.v6i2.480
Wulandari, Y. F., Rahastine, M. P., Afianto, H., Bastian, Y., & Murtiadi, M. (2023). Tantangan Komunikasi di Era Digital: Memahami Generasi Z. AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam Dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584), 4(1), 621–630. https://doi.org/10.37680/almikraj.v4i1.4058
Yoanita, D. (2022). Pola Komunikasi Keluarga Di Mata Generasi Z. Scriptura, 12(1), 33–42. https://doi.org/10.9744/scriptura.12.1.33-442
Downloads
Published
Issue
Section
License
Semua artikel yang diterbitkan dalam REAL DIDACHE: Jurnal Pendidikan Kristen dilindungi oleh hak cipta.
Hak cipta sepenuhnya dimiliki oleh penulis, sementara jurnal memiliki hak untuk menerbitkan dan mendistribusikan artikel dalam bentuk cetak maupun elektronik.
Artikel dalam jurnal ini dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0). Lisensi ini memungkinkan pembaca untuk:
-
Mencantumkan nama penulis dan jurnal secara tepat.
-
Menggunakan artikel untuk keperluan nonkomersial.
-
Mendistribusikan karya turunan dengan lisensi yang sama.
Untuk penggunaan di luar cakupan lisensi ini misalnya untuk tujuan komersial atau modifikasi yang tidak sesuai lisensi diperlukan izin tertulis dari penulis atau penerbit jurnal.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai hak cipta atau izin permintaan, silakan hubungi kami melalui situs resmi jurnal atau email redaksi.
