Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Menanamkan Etika Kristen bagi Generasi Alpha dalam Bermedia Sosial
DOI:
https://doi.org/10.53547/zbkvs837Keywords:
analisis hermeneutis, etika Kristen, formasi karakter digital, generasi alpha, pendidikan agama KristenAbstract
Generation Alpha inhabits a digital ecosystem in which social media is not merely a communication tool but the primary arena for identity formation, social learning, and moral negotiation. Yet this very condition of immersion has given rise to ethical crises such as cyberbullying, identity fragmentation, exposure to pornographic and violent content, and an ongoing erosion of spiritual values. Although scholarship on Christian Religious Education (CRE) and digital formation is growing, existing studies tend either to examine pedagogical models that gesture toward concrete Christian ethical content without specifying it, or to describe social media phenomena without constructing an ethical framework grounded in biblical texts. This study addresses that gap by building a biblical-ethical framework from four normative texts, namely Colossians 4:5 on wisdom as a way of life, Proverbs 2:5 on the fear and knowledge of God, Matthew 5:13–14 on being salt and light in the world, and Galatians 5:22–23 on life according to the fruit of the Holy Spirit. It further explicates how each norm can be concretely implemented in CRE curriculum and practice for Generation Alpha. Drawing on qualitative methods grounded in hermeneutical analysis, this study demonstrates that the four ethical dimensions are not only theologically coherent but also pedagogically actionable. Accordingly, CRE serves as a strategic normative agent in instilling Christian ethics and shaping the digital character of Generation Alpha, equipping them with a moral compass for responsible and Christlike engagement in digital spaces.
Keywords: christian ethics; christian religious education; digital character formation; generation alpha; hermeneutical analysis
Abstrak
Generasi Alpha menghuni ekosistem digital di mana media sosial bukan sekadar alat komunikasi, melainkan arena utama pembentukan identitas, pembelajaran sosial, dan negosiasi moral. Namun justru kondisi imersi inilah yang melahirkan krisis etika seperti perundungan siber, fragmentasi identitas diri, paparan konten pornografis dan kekerasan, serta pengikisan nilai-nilai spiritual secara berkelanjutan. Meskipun kajian tentang Pendidikan Agama Kristen (PAK) dan formasi digital semakin berkembang, penelitian yang ada umumnya hanya mengkaji model pedagogis yang mengarah kepada konten etika Kristen yang konkret, atau sekadar mendeskripsikan fenomena media sosial tanpa membangun kerangka etis yang berpijak pada teks Alkitab. Penelitian ini mengisi celah tersebut dengan mengonstruksi kerangka etika alkitabiah dari empat teks normatif, yaitu Kolose 4:5 tentang kebijaksanaan sebagai gaya hidup, Amsal 2:5 tentang takut dan mengenal Tuhan, Matius 5:13-14 tentang menjadi garam dan terang dunia, serta Galatia 5:22-23 tentang hidup menurut buah Roh Kudus. Penelitian ini juga menjelaskan bagaimana setiap norma dapat diimplementasikan secara konkret dalam kurikulum dan praksis PAK bagi Generasi Alpha. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis analisis hermeneutis, penelitian ini membuktikan bahwa keempat dimensi etika tersebut tidak hanya koheren secara teologis, tetapi juga dapat dioperasionalkan secara pedagogis. Dengan demikian, PAK berperan sebagai agen normatif yang strategis dalam menanamkan etika Kristen dan membentuk karakter digital Generasi Alpha, sehingga mereka mampu berinteraksi di ruang digital secara bertanggung jawab dan berkarakter Kristiani.
Kata Kunci: analisis hermeneutis; etika Kristen; formasi karakter digital; generasi alpha; pendidikan agama Kristen
Downloads
References
Adu, E. Y., & Arifianto, Y. A. (2025). Degradasi Moral Dan Perilakunya Pada Generasi Muda: Tantangan Serta Solusi Dari Perspektif Pendidikan Agama Kristen. EULOGIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 5(2), 448–459. https://doi.org/10.62738/ej.v5i2.160
Agus Setiawan & Ferry Simanjuntak. (2024). Tinjauan “Procrastination” dari Sudut Pandang Etika Kerja Kristen. Te Deum (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan), 14(1), 69–91. https://doi.org/10.51828/td.v14i1.301
Alden, R. L. (2002). Tafsiran Praktis Kitab Amsal: Ajaran untuk Memiliki Kehidupan Teratur dan Bahagia. Literatur SAAT.
Bantaeng, R. T. S., Tambun, M., & Kase, E. (2025). Peran Orang Tua Menurut Ulangan 6:6-7 Dalam Pertumbuhan Spiritualitas Generasi Alpha di Era Digital. The Way: Jurnal Teologi Dan Kependidikan, 11(2), 218–235. https://doi.org/10.54793/teologi-dan-kependidikan.v11i2.249
Belo, Y. (2020). Buah Roh dalam Galatia 5:22-23 dan Penerapannya Bagi Pendidikan Agama Kristen. JURNAL LUXNOS, 6(1), 89–95. https://doi.org/10.47304/jl.v6i1.30
Belo, Y. (2021). Tinjauan etika Kristen terhadap penggunaan media sosial. Jurnal Luxnos, 7(2), 288–302.
Berlian, B., & Arifianto, Y. A. (2025). Transformasi Identitas Kristen: Analisis Pengaruh Media Sosial Terhadap Spiritualitas Generasi Muda Di Era Digital. Keruxon Ton Logon: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 2(1), 1–11.
Buan, Y. L. (2025). Makna Teologis Frasa “Garam dan Terang Dunia” (Matius 5:13–16) dalam Konteks Pluralisme Iman. Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kerusso, 10(2), 357–368. https://doi.org/10.33856/kerusso.v10i2.523
Dakhi, N. N., & Telaumbanua, S. (2023). Panggilan Menjadi Pendidik Agama Kristen yang Profesional bagi Generasi Alpha. HINENI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 3(2), 60–70. https://doi.org/10.36588/hjim.v3i2.341
fabio.lopes@kompas.com, F. M. L. C.-. (2025, November 7). Fenomena Anak Bunuh Diri, Bagaimana Menyelamatkan Gen Alpha Terjebak Depresi? Kompas.id. https://www.kompas.id/artikel/fenomena-anak-bunuh-diri-bagaimana-menyelamatkan-gen-alfa-terjebak-depresi
Flower, J. A. (2006). A Commentary On The Epistle To The Galatians. C.I.Y. Publishing.
Hagelberg, D. (2013). Tafsiran Surat Kolose dari Bahasa Yunani. ANDI.
Hagner, D. A. (1993). Word Biblical Commentary: Matthew 1-13 (Vol. 33A). Word Books.
Harefa, H. A., & Santosa, M. (2024). Inovasi Pendidikan Kristen untuk Kesehatan Spiritual pada Anak Generasi Alpha. Shift Key : Jurnal Teologi Dan Pelayanan, 14(2), 85–99. https://doi.org/10.37465/shiftkey.v14i2.463
Horne, M. P. (2003). Smyth & Helwys Bible Commentary: Proverbs-Ecclesiastes. Smyth dan Helwys.
III, T. L. (2012). Proverbs. Baker Academic.
Kaligis, K., & Tewu, P. S. (2025). Peran Gereja Dalam Pembentukan Identitas Generasi Alpha Berdasarkan Kitab Filipi 4:6-7. Kognisio, 1(2), 92–103. https://doi.org/10.63284/jk.v1i2.11
Karima, U., & Karisma, N. (2024). Implementasi Sosialisme dalam Ruang Lingkup Generasi Alpha. Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi, 24(1), 469–474.
Krisis Etika Penggunaan Media Sosial Gen Alpha. (2024, July 3). Balai Diklat Keagamaan Jakarta. https://bdkjakarta.kemenag.go.id/krisis-etika-penggunaan-media-sosial-gen-alpha/
Kus, B. K. (2025). Menjadi Garam dan Terang Dunia: Manifestasi Kehidupan Kristen yang Berdampak Berdasarkan Matius 5:13–16 di Jemaat GBI Shalom Imanuel Surabaya. Jurnal Shema, 9(01), 31–48.
Lafau, Y., Waruwu, A. T. M., & Siahaan, R. J. (2024). Membimbing Generasi Z Dan Alpha: Strategi Kepemimpinan Kristen Dalam Era Digital. TEOLOGIS, RELEVAN, APLIKATIF, CENDIKIA, KONTEKSTUAL, 3(1), 112–128. https://doi.org/10.61660/track.v3i1.177
Larosa, S., & Salabbaet, F. (2025). Model Pendidikan Kristen untuk Pembentukan Karakter Generasi Alfa di Era Digital: Analisis Teologis dan Strategi Praktis. MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan Kristen Dan Gereja, 8(2), 39–58. https://doi.org/10.62240/msj.v8i2.112
Liddell, H. G., & Scott, R. (1996). A Greek English Lexicon. Oxford University Press.
Nolland, J. (2005). The Gospel according to Matthew: New International Greek Testament Commentary. Eerdmans.
Novianti, R., Arifianto, Y. A., & Pantow, F. (2025). Formulasi Teologi Keluarga sebagai Model Preventif Dekadensi Moral Remaja di Era Digital melalui Pendekatan Interdisipliner. KARDIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 3(2), 105–118. https://doi.org/10.69932/kardia.v3i2.59
Panggabean, L., Simanjuntak, B., & Nababan, D. F. (2022). Peran Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Meningkatkan Nilai-nilai Spiritual dan Moral Siswa di Era Digital. DIDAXEI, 3(2). https://e-journal.iaknambon.ac.id/index.php/DX/article/view/1232
Pardede, N., Siahaan, H. E. R., Runtuwene, D., Saragih, J., & Nababan, M. (2025). Peningkatan Pengetahuan tentang Dampak Negatif Penggunaan Gadget yang Berlebihan bagi Siswa SMP Negeri Desa Padang Alang Alor Selatan. Real Coster : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(2), 67–79. https://doi.org/10.53547/g64dze28
Pasaribu, F. (2025). Tantangan: Menghadapi Masalah Gen Alfa Kristen di Era Digital. Jurnal Gamaliel: Teologi Praktika, 7(1), 51–59.
Pattipeiluhu, K., & Tasijawa, R. (2024). Fungsi Kontrol Keluarga Kristen dan Pembentukan Karakter Anak Generasi Alpha: Sebuah Studi Kasus di GKI EL-ROI Sentani. Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 40–53. https://doi.org/10.53547/realkiddos.v3i1.589
Perry, J., Devore, S. K., Pellegrino, C., & Salce, A. J. (2023). Social Media Usage and Its Effects on the Psychological Health of Adolescents. NASN School Nurse, 38(6), 292–296. https://doi.org/10.1177/1942602X231159901
Perschbacher, W. J. (1999). The New Analytical Greek Lexicon. Hendrickson Publishers.
Pfeifer, A., & Mrazova, M. (2025). Influence of Social Media on Eating Disorders in Adolescents—A Narrative Review of the Recent Literature. Public Health and Healthcare. https://doi.org/10.20944/preprints202509.1960.v1
Platt, D., & Merida, T. (2014). Christ-Centered Exposition Commentary: Exalting Jesus in Galatians. B&H Publishing.
Sahara, K. D., Lukitasari, R., & Maulana, S. (2024). Pola Komunikasi Generasi Alpha di Tengah Pesatnya Transformasi Teknologi Digital. 1120–1125.
Saingo, Y. A. (2024). Fenomena Penggunaan Media Sosial dan Pentingnya Pendidikan Etika Kristen di Era Disrupsi. Lumen: Jurnal Pendidikan Agama Katekese Dan Pastoral, 3(1), 276–292. https://doi.org/10.55606/lumen.v3i1.76
Sarwani, A., Sianturi, R., Ayu Kustianti, A., Putri Siswadi, A., Nurmalita, D., & Puspitasari, E. (2022). Teknologi Informasi Efektif Mendeteksi Cyberbullying. Journal of Health Educational Science And Technology, 5(2), 151–164. https://doi.org/10.25139/htc.v5i2.4673
Strong, J. (1996a). Strong’s: Greek and Hebrew Dictionary of the Bible. Thomas Nelson.
Strong, J. (1996b). The New Strongs Complete Dictionary of Bible Words. Thomas Nelson.
Strong’s Hebrew: 4672. ????? (matsa)—To find, to discover, to encounter, to obtain. (n.d.). Retrieved November 13, 2025, from https://biblehub.com/hebrew/4672.htm
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta.
Sumual, E. N., Arifianto, Y. A., & Rahayu, Y. F. (2025). Perang Komentar dan Kekerasan Simbolik di Era Digital: : Formulasi Teologi Perdamaian sebagai Kerangka Etis dalam Pendidikan Agama Kristen Kontekstual. ELEOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 5(1), 30–40. https://doi.org/10.53814/eleos.v5i1.240
Tarigan, E. (2024). Peran Guru PAK Terhadap Etika Peserta Didik menghadapi Era Digital. Ungu Madahi | STAK Abdi Wacana, 1(1), 24–35. https://doi.org/10.63003/um.v1i1.24
Telaumbanua, A. A. S., Halawa, W., & Situmorang, W. E. (2025). Building Holy Relationship Pemuda Kristen Dan Pergaulan Bebas. Jurnal Psikososial Dan Pendidikan, 1(2), 344–357.
Tumanggor, F. F., Lubis, R. P., Wangko, C. R., & Zega, Y. K. (2024). Menjinakkan Kenakalan: Strategi Guru PAK di Era Gadget. Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 120–132. https://doi.org/10.53547/realkiddos.v2i2.534
Turner, D. L. (2008). Matthew. Baker Academic.
Waruwu, M., Arifianto, Y. A., & Suseno, A. (2020). Peran Pendidikan Etika Kristen dalam Media Sosial di Era Disrupsi. Jurnal Pendidikan Agama Kristen (JUPAK), 1(1), 38–46. https://doi.org/10.52489/jupak.v1i1.5
Zega, Y. A., & Zai, E. (2025). Memetakan Nilai-Nilai Pendidikan Kristen Dalam Merespons Sikap Apatisme Bagi Generasi Alpha. Metanoia, 7(2), 82–99. https://doi.org/10.55962/metanoia.v7i2.179
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Agus Arda Setiawan Telaumbanua, Desmeni Telaumbanua, Mesra Cani Putri Daeli, Marchel Anthony Leiwakabessy

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Semua artikel yang diterbitkan dalam REAL DIDACHE: Jurnal Pendidikan Kristen dilindungi oleh hak cipta.
Hak cipta sepenuhnya dimiliki oleh penulis, sementara jurnal memiliki hak untuk menerbitkan dan mendistribusikan artikel dalam bentuk cetak maupun elektronik.
Artikel dalam jurnal ini dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0). Lisensi ini memungkinkan pembaca untuk:
-
Mencantumkan nama penulis dan jurnal secara tepat.
-
Menggunakan artikel untuk keperluan nonkomersial.
-
Mendistribusikan karya turunan dengan lisensi yang sama.
Untuk penggunaan di luar cakupan lisensi ini misalnya untuk tujuan komersial atau modifikasi yang tidak sesuai lisensi diperlukan izin tertulis dari penulis atau penerbit jurnal.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai hak cipta atau izin permintaan, silakan hubungi kami melalui situs resmi jurnal atau email redaksi.
