Sinergi Free the Sea dan Prodi Pendidikan Kristen Anak Usia Dini Sekolah Tinggi Teologi Real Batam: Aksi Bersih Pantai Untuk Masa Depan Laut di Pulau Buluh

Authors

  • Dewi Lidya Sidabutar Sekolah Tinggi Teologi Real Batam
  • Didimus Sutanto B. Prasetya Sekolah Tinggi Teologi Real Batam
  • Ellyzabeth Sinaga Sekolah Tinggi Teologi Real Batam
  • Ester Debora Br Siburian Sekolah Tinggi Teologi Real Batam
  • Alfred Mey Ronaldo Hia Sekolah Tinggi Teologi Real Batam
  • Indah Wati Ndruru Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

DOI:

https://doi.org/10.53547/6tf7bw45

Keywords:

sustainability, clean sea, waste, healthy society

Abstract

Community Service Activities (CSA) in Pulau Buluh by the Early Childhood Christian Education Program of Sekolah Tinggi Teologi REAL Batam collaborated with Free the Sea to raise public awareness about coastal cleanliness. The primary issue identified was the low awareness of the impact of waste on health and marine ecosystems. This PKM adopted a participatory approach through socialization and beach cleanup activities. The community was divided into groups, provided with cleaning tools, and taught to sort plastic waste, fabric, and other materials for further management. As a result, there was an increase in awareness and collective responsibility for environmental preservation. The collaboration with Free the Sea also demonstrated that plastic waste can be processed into valuable resources. It is hoped that this activity will not only drive sustainable positive change but also inspire similar movements in other coastal areas, encouraging more communities to care about marine conservation.

Keywords: sustainability; clean sea; waste; healthy society

Abstrak

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Pulau Buluh oleh Prodi Pendidikan Kristen Anak Usia Dini Sekolah Tinggi Teologi REAL Batam berkolaborasi dengan Free the Sea untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kebersihan pesisir. Rendahnya kesadaran masyarakat akan dampak sampah terhadap kesehatan dan ekosistem laut menjadi permasalahan utama. PKM ini menerapkan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi dan aksi bersih pantai. Masyarakat dibagi dalam kelompok, diberi alat kebersihan, serta diajarkan memilah sampah plastik, kain, dan lainnya untuk pengelolaan lebih lanjut. Hasilnya, terjadi peningkatan kesadaran dan tanggung jawab kolektif dalam menjaga lingkungan. Kolaborasi dengan Free the Sea juga menunjukkan bahwa sampah plastik dapat diolah menjadi sumber daya bernilai. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya memicu perubahan positif yang berkelanjutan tetapi juga menginspirasi gerakan serupa di daerah pesisir lainnya, sehingga semakin banyak komunitas yang peduli terhadap kelestarian laut.

Kata Kunci: kelestarian; laut bersih; sampah; masyarakat sehat

Downloads

Download data is not yet available.

References

Fachruddin, Imam, Buswan, April Gunawan Malau, dan Titis Ariwibowo. “Sosialisasi dan partisipasi penanggulangan pencemaran laut bagi masyarakat pesisir Pantai Di Desa Tanjung Pakis Kabupaten Karawang Barat.” Jurnal Karya Abdi 4, no. 1 (2020): 177–182.

Jambeck, Jenna R, Geyer Roland, Chris Wilcox, Theodore R. Siegler, Miriam Perryman, Anthony Andrady, Ramani Narayan, dan Kara Lavender Law. “Marine pollution. Plastic waste inputs from land intothe ocean.” Science 347, no. 6223 (2015): 764–768.

Moleong, Lexy J. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2012.

Muzaidi, Irwandy, Elia Anggarini, dan Habil Ma. “Studi Kasus Pencemaran Air Sungai Teluk Dalam Banjarmasin Akibat Limbah Domestik.” Media Teknik Sipil 16, no. 2 (2018): 108–114.

Nainggolan, Mangido, Bunga Sitanggang, Devintra Sitohang, Erince Siahaan, Ester Sinaga, Friska Siahaan, Kezia Hutasoit, Stevy Malau, dan Wisdom Tamba. “Analisis Pengaruh Pendidikan Agama Terhadap Pembentukan Sikap Peduli Lingkungan.” Journal on Education 6, no. 4 (2024): 20962–20977.

Ningsih, Elisa Pitria. “Peran Interaksi Sosial dalam Pengembangan Keterampilan Sosial Anak Usia Dini: Studi Kasus di Taman Kanak-Kanak.” Journal of Gemilang 1, no. 1 (2024): 1–7.

Prasetya, Didimus Sutanto B. “Wawancara Tidak Terstruktur dengan Warga Pulau Buluh, Tanggal 29 Agustus 2024,” 2024.

Risal, H. G, dan F. A Alam. “Upaya Meningkatkan Hubungan Sosial Antar TemanSebaya Melalui Layanan Bimbingan KelompokDi Sekolah.” Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi 1, no. 1 (2021): 1–10.

Ruhidyanto, Didit, Novi Ardilah, Afif Nurseha, Ajat Saputra, Stai Riyadhul, dan Jannah Subang. “Upaya Menumbuhkan Kesadaran Masyarakat dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan melalui Program Solaba di Desa Gardu Kiarapedes Kabupaten Purwakarta.” Jurnal Pendidikan Tambusai 7, no. 3 (2023): 21249–21254. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/9654/7860.

Samosir, Christina Metallica, dan Fredik Melkias Boiliu. “Pendidikan Agama Kristen Sebagai Upaya Menjawab Tantangan Krisis Lingkungan Hidup.” Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan 4, no. 1 (2022): 815–826.

Sasmoko. Penelitian Ekplanatori dan Konfirmatori (Neuroresearch). Jakarta: Bina Nusantara Publishing, 2016.

Sianturi, Roma Uly. “Jejak Sejarah Pulau Buluh Batam, Pusat Niaga dan Pemerintahan pada Masanya.” Diedit oleh Septyan Mulia Rohman. TribunBatam.id. Batam, Juli 19, 2023. Last modified Juli 19, 2023. https://batam.tribunnews.com/2023/07/19/jejak-sejarah-pulau-buluh-batam-pusat-niaga-dan-pemerintahan-pada-masanya.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2018.

Suharsono. Biodiversitas Biota Laut. Jakarta: Pusat Penelitian Oseanografi-LIPI, 2014. http://www.bimbie.com/biodiversitas-biota-laut.htm.

Syahfitri, Nasha Astrid, Adesiana Sihombing, Rafika Yana, dan Meilinda Suriani Harefa. “Strategi Pengendalian Masalah Aktivitas Masyarakat Pesisir Pantai Cermin Akibat Pencemaran Lingkungan.” J-CoSE: Journal of Community Service & Empowerment 1, no. 1 (2022): 34–43.

Wallinda, Meta Fajar. “Hari laut Sedunia: Free The Sea Kembali Bersihkan Pulau Buluh.” Diedit oleh Nurul Mahfud. rri.co.id. Batam, Juni 9, 2024. Last modified Juni 9, 2024. Diakses Oktober 30, 2024. https://www.rri.co.id/daerah/746620/hari-laut-sedunia-free-the-sea-kembali-bersihkan-pulau-buluh.

Wanhar, Fira Astika, dan Hadi Widodo. “Sosialisasi Program Bersih Pantai dan Edukasi Kepada Masyarakat Lingkungan Pantai Bali Lestari Desa Pantai Cermin Kanan.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia 1, no. 6 (2021): 285–289.

Wijaya, Yulia Fitri, dan Henni Muchtar. “Kesadaran Masyarakat Terhadap Kebersihan Lingkungan Sungai.” Journal of Civic Education 2, no. 5 (2019): 405–411.

“Our Vision: Free The Sea.” Free The Sea. Batam, 2023. Last modified 2023. Diakses Oktober 30, 2024. https://www.freethesea.com/ourvision.

“Resmikan Fasilitas Daur Ulang Sampah di Batam, Menko Luhut: Perlu Kolaborasi Jaga Lingkungan.” Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI. Jakarta, Maret 9, 2023. https://maritim.go.id/detail/resmikan-fasilitas-daur-ulang-sampah-di-batam-menko-luhut-perlu-kolaborasi-jaga-lingkungan.

Published

2025-03-28

Issue

Section

Articles

How to Cite

Sinergi Free the Sea dan Prodi Pendidikan Kristen Anak Usia Dini Sekolah Tinggi Teologi Real Batam: Aksi Bersih Pantai Untuk Masa Depan Laut di Pulau Buluh. (2025). Real Coster : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 15-28. https://doi.org/10.53547/6tf7bw45

Similar Articles

1-10 of 20

You may also start an advanced similarity search for this article.