Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) Sebagai Media Ajar dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (Pak)

Authors

DOI:

https://doi.org/10.53547/6v7cfd95

Keywords:

artificial intelligence, afektif, kognitif, media ajar, psikomotorik, inovasi pembelajaran

Abstract

Christian Religious Education (CRE) occupies a unique position in both formal and non-formal education due to its holistic nature. The process and outcomes of CRE learning demand comprehensive transformation across three interconnected domains, namely the affective, cognitive, and psychomotor, which together shape Christian character. The primary challenge in teaching CRE lies in its abstract and transcendental character, compounded by cultural and geographical diversity, making it difficult to explain concretely within the classroom setting. Through a qualitative approach grounded in literature review, this article asserts that the integration of Artificial Intelligence (AI) in CRE is not merely a technological innovation, but also an opportunity to expand the space for reflective and participatory faith experience. Within the context of advancing AI technology, new possibilities emerge for enriching pedagogical methods. AI can assist CRE teachers in illustrating abstract faith concepts through simulation, visualization, and interactive digital reflection. This article addresses two primary concerns: first, the complexity of CRE as a subject that demands transformation across all dimensions of human existence; and second, the utilization of AI as a pedagogical tool capable of clarifying, contextualizing, and bringing to life faith values within a more adaptive learning process.

Abstrak

Pendidikan Agama Kristen (PAK) merupakan salah satu mata pelajaran yang menempati posisi unik dalam pendidikan formal dan non formal karena sifatnya  holistik. Proses dan hasil pembelajaran PAK menuntut transformasi menyeluruh pada tiga ranah utama yaitu afektif, kognitif, dan psikomotorik yang saling berkaitan dalam membentuk karakter Kristiani. Kesulitan utama dalam mengajarkan PAK terletak pada sifatnya yang abstrak, transendental, perbedaan budaya dan geografi sehingga sulit dijelaskan secara konkret di ruang kelas. Melalui pendekatan kualitatif berbasis kajian pustaka, tulisan ini menegaskan bahwa integrasi AI dalam PAK bukan sekadar inovasi teknologis, melainkan juga kesempatan untuk memperluas ruang pengalaman iman yang reflektif dan partisipatif. Dalam  perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) menawarkan peluang baru untuk memperkaya metode pembelajaran. AI dapat membantu guru PAK mengilustrasikan konsep-konsep iman yang abstrak melalui simulasi, visualisasi, dan refleksi digital yang interaktif. Artikel ini membahas dua hal utama,  pertama  kompleksitas PAK sebagai mata pelajaran yang menuntut perubahan pada seluruh aspek kemanusiaan. Kedua, pemanfaatan AI sebagai sarana pedagogis yang dapat memperjelas, mengontekstualkan, dan menghidupkan nilai-nilai iman dalam proses belajar yang lebih adaptif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, D., Berebon, C., & Kaunang, M. (2026). Digital Asceticism: Reimagining Christian Education in an Age of Digital Distraction. REAL DIDACHE: Journal of Christian Education, 6(1), 42–64. https://doi.org/10.53547/5prp4t09

Akwan, G. S., Bahar, C. A., Timan, M., Ginting, H., Keguruan, F., Kristen, P., Agama, I., Negeri, K., Jl, A., Penyang, T., Km, N., Raya, K. J., & Raya, K. P. (2025). Implementasi Media Roda Berputar dan Media Digital Canva dalam Pembelajaran Pak di SMKS Tarung Riwut memfasilitasi peserta didik sesuai gaya belajar mereka . Hal tersebut sudah sesuai dengan proses menyenangkan . Aplikasi canva berbasis websites yang terb. 2, 361–372. https://doi.org/https://doi.org/10.62383/dilan.v2i3.1978

Aseleo, K., Messakh, M., Kale, E. P. A., Padamani, G., & Dekabesi, F. (2026). Integrasi Etika Kristen dan Literasi Digital dalam Penyuluhan Remaja: Refleksi Pengabdian kepada Masyarakat di SMTK Mardhi Wacana Alor. Real Coster : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(1), 20–36. https://doi.org/10.53547/yshecm79

Boiliu, N. I. (2026). He Must Increase: An Exegetical Study of John 3:30 and Its Implications for Christian Educational Leadership. DIEGESIS: Jurnal Teologi Kharismatika, 9(1), 61–79. https://doi.org/10.53547/xjt4p241

Heluka, E., & Mbelanggedo, N. (2024). Pendidikan Agama Krinten di Era Society 5.0: Mengembangkan Literasi Digital Berbasis Nilai-Nilai Kristiani Bagi Peserta Didik. Imitatio Christo : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 76–92. https://doi.org/10.63536/imitatiochristo.v1i1.6

Khairul Firdaus, M. R. (2024). Peran Teknologi Dalam Mengatasi Krisis Pendidikan. Jurnal Kepemimpinan Dan Pengurusan Sekolah, 9(1), 43–57.

Kolibu, D. R., & Paparang, S. R. (2020). Revolusi Pendidikan Kristen Di Era Industri 4.0. Jurnal Dinamika Pendidikan, 13(2), 108–119. https://doi.org/http://ejournal.uki.ac.id/index.php/jdp

Lumbantobing, S. G., & Siagian, L. E. (2026). Integrasi Kecerdasan Buatan dalam Pendidikan Agama Kristen: Analisis dan Kerangka Etika Pedagogis Berbasis Nilai Teologis. REAL DIDACHE: Journal of Christian Education, 6(1), 84–98. https://doi.org/10.53547/pcxv5218

Marbun, T. P. S. . (2025). Optimalisasi Artificial intelligence (AI) dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen: Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran. AP-KAIN STAK DIASPORA WAMENA, 3. https://doi.org/https://doi.org/10.52879/jak.v3i1.172

Nafiati, D. A. (2021). Revisi taksonomi Bloom: Kognitif, afektif, dan psikomotorik. Humanika, 21(2), 151–172. https://doi.org/10.21831/hum.v21i2.29252

Nurhayati, N., Suliyem, M., Hanafi, I., & Susanto, T. T. D. (2024). Integrasi AI dalam collaborative learning untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Academy of Education Journal, 15(1), 1063–1071. https://doi.org/10.47200/aoej.v15i1.2372

Pardede, N., Siahaan, H. E. R., Runtuwene, D., Saragih, J., & Nababan, M. (2025). Peningkatan Pengetahuan tentang Dampak Negatif Penggunaan Gadget yang Berlebihan bagi Siswa SMP Negeri Desa Padang Alang Alor Selatan. Real Coster : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(2), 67–79. https://doi.org/10.53547/g64dze28

Prasetya, D. S. B., Mewengkang, J., & Gunawan. (2025). Spirit-Led Formation: Pentecostal Pneumatology and Children’s Spirituality in the Digital Era. DIEGESIS: Jurnal Teologi Kharismatika, 8(2), 102–122. https://doi.org/10.53547/bd3fte71

Prof.Dr.H.Wina Sanjaya, M. P. (2013). Penelitian Pendidikan : Jenis,Metode dan Prosedur. Kencana Prenada Media Grup.

Serdianus, S. (2025). Artificial Intelligence dan Metode Penelitian. SOPHIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 6(1), 1–22. https://doi.org/10.34307/sophia.v6i1.324

Simon, & Maarende, J. R. B. (2026). Konstruksi Landasan Biblika bagi Evaluasi Pendidikan Agama Kristen di Era Digital. REAL DIDACHE: Journal of Christian Education, 6(1), 65–83. https://doi.org/10.53547/n565rc24

Sumual, E. N., & Rahayu, Y. F. (2026). Penggunaan Gadget dan Tantangan Pendidikan Agama Kristen dalam Membina Remaja Kristen di Era Digital. Manthano: Jurnal Pendidikan Kristen, 5(1), 1–14. https://doi.org/https://doi.org/10.55967/manthano.v5i1.3

Telaumbanua, F. J., & Olis, O. (2025). Implementasi Pendidikan Pembelajaran Agama Kristen Adaptif Dalam Menghadapi Tantangan Teknologi Pendidikan. Jurnal Silih Asah, 2(1), 92–103. https://doi.org/https://doi.org/10.54765/silihasah.v2i1.89

Waruwu, Y. (2024). Pendidikan Agama Kristen Dalam Era Ai: Menggunakan Kecerdasan Buatan Untuk Personalisasi Pembelajaran Spiritual. Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen Dan Musik Gereja, 8(2), 151–165. https://doi.org/10.37368/ja.v8i2.786

Published

2026-05-28

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) Sebagai Media Ajar dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (Pak). (2026). THECRED: Proceedings of the Theology and Religious Education Dialogue, 1(1), 46-52. https://doi.org/10.53547/6v7cfd95