Sosialisasi Model Multikultural Sebagai Peningkatan Sikap Toleransi Beragama bagi Masyarakat di Pantai Zore Barelang

Authors

  • Yudhy Sanjaya Sekolah Tinggi Teologi Real Batam https://orcid.org/0000-0003-0588-6747
  • Puja Maharani Sijabat Sekolah Tinggi Teologi Real Batam
  • Elroy Manalu Sekolah Tinggi Teologi Real Batam
  • Haposan Simanjuntak Sekolah Tinggi Teologi Real Batam
  • Ronald Sianipar Sekolah Tinggi Teologi Real Batam
  • Manahan Uji Simanjuntak Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

DOI:

https://doi.org/10.53547/d5jz9v38

Keywords:

multicultural, religion, socialization, tolerance

Abstract

Multiculturalism is a social reality that demands tolerance between religious communities in order to maintain harmony and diversity in society. However, various challenges such as stereotypes, prejudice, and inter-religious conflicts often hinder efforts to create true tolerance. Meanwhile, this paper offers an approach based on multicultural education, inter-group dialogue, and inclusive policies as a strategy to strengthen attitudes of religious tolerance in Pantai Zore. By increasing inter-religious understanding and encouraging equal rights and dignity for every individual, society can build a more inclusive and harmonious environment. This community service activity is carried out through lectures, interactive discussion sessions, and the implementation of holistic strategies to increase awareness of diversity, reduce inter-religious tensions, and strengthen social relations. Thus, this program is expected to provide a positive contribution in strengthening religious harmony and building a strong foundation for a more inclusive and just community life.

Keywords: multicultural; religion; socialization; tolerance

Abstrak

Multikulturalisme merupakan realitas sosial yang menuntut adanya toleransi antar umat beragama guna menjaga keharmonisan dan keberagaman dalam masyarakat. Namun, berbagai tantangan seperti stereotip, prasangka, dan konflik antaragama sering kali menghambat upaya menciptakan toleransi yang sejati. Sementara itu, dalam tulisan ini ditawarkan pendekatan berbasis pendidikan multikultural, dialog antar kelompok, dan kebijakan inklusif sebagai strategi untuk memperkuat sikap toleransi beragama di Pantai Zore. Dengan meningkatkan pemahaman lintas agama serta mendorong kesetaraan hak dan martabat bagi setiap individu, masyarakat dapat membangun lingkungan yang lebih inklusif dan harmonis. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui ceramah, sesi diskusi interaktif, serta implementasi strategi yang bersifat holistik guna meningkatkan kesadaran akan keberagaman, mengurangi ketegangan antaragama, dan memperkuat hubungan sosial. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam memperkokoh kerukunan beragama serta membangun fondasi yang kuat bagi kehidupan masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Kata Kunci: beragama ; multikultural ; sosialisasi ; toleransi

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ayu, I Gusti, and Ratna Pramesti. “Intercultural Communication in Building Religious Moderation” 6, no. May (2023): 118–29.

Faizah, Rohmantul, and Jihan Avie Yusrina. “Keeping Harmony Preserving Humanity : The Implementation of Tolerance and Diversity of The Society in Ngargoyoso Village, Karanganyar, Central Java.” At-Turas 9, no. 2 (2022): 227–41.

Khairiza, Dita ; Ritonga Muhammad Husni. “Pola Komunikasi Forum Kerukunan Antarumat Antarumat Beragama Di Kota Medan.” Reslaj 5, no. 6 (2023): 3283–95. https://doi.org/10.47476/reslaj.v5i6.1047.

Kristen, Jurnal Kepemimpinan, Pemberdayaan Jemaat, and Resky Purnamasari Nasaruddin. “Pengabdian Masyarakat Dalam Menerapkan Nilai Budaya Tallu Batulalikan Desa Salu Sopai , Kecamatan Sopai ,” 4, no. 1 (2023): 69–76.

Mawardi, Hasni, Deni Miharja, and Busro. “Harmony in Diversity : An Exploration of Peaceful Coexistence between Muslim and Christian Communities in Aceh , Indonesia.” Khazanah Sosial 5, no. 1 (2023): 152–64. https://doi.org/10.15575/ks.v5i1.25168.

Nabilah, Maulida, Nur Hadi, Nanda Harda, Pratama Meiji, and Luhung Achmad Perguna. “Interaksi Sosial Antar Etnis Jawa , Arab , Dan Banjar ( Studi Multikultur Pada Masyarakat Kelurahan Kauman , Kecamatan Bangil , Kabupaten Pasuruan )” 3, no. 3 (2023): 279–93. https://doi.org/10.17977/um063v3i32023p279-293.

Nasriandi. “One World, Many Religions : The Local Wisdom Value and Social Relegious Organizations in Trengthening Tolerance.” Al-Qalam 29, no. 1 (2023): 112–22.

Putri, Shanas Septina, Lucia Tiodora, and Anis Sukmawati. “Pendidikan Multikultural Dalam Usaha Meningkatkan Kesadaran HAM Di Sekolah.” Ahkam 2, no. 2 (2023): 419–30. https://doi.org/10.58578/ahkam.v2i2.1237.

Rohman, Baeti. “Toleransi Dalam Masyarakat Plural Melalui Kompetensi Penyuluh Agama Dalam Pelayanan Umat Tolerance in Plural Societies Through the Competence of Religious Instructors in Service to the Ummah” 15, no. 1 (2022).

South, Jane, Susan Coan, Jenny Woodward, Anne Marie Bagnall, and Simon Rippon. “Asset Based Community Development: Co-Designing an Asset-Based Evaluation Study for Community Research.” SAGE Open 14, no. 2 (2024). https://doi.org/10.1177/21582440241240836.

Sustanto, Sustanto, and Kholid Mawardi. “Inter-Religious Prejudice in A Multicultural Society.” International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics (SINOMICS JOURNAL) 2, no. 1 (2023): 153–60. https://doi.org/10.54443/sj.v2i1.122.

Suwarno, Didik, and Kholid Mawardi. “Models of Religious Conflict Resolution in Multicultural Societies.” International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics (SINOMICS JOURNAL) 2, no. 1 (2023): 145–52. https://doi.org/10.54443/sj.v2i1.121.

Uksan, Arifuddin. “Pentingnya Pemahaman Multikulturalisme Dalam Resolusi Konflik Pembangunan GKI Yasmin Bogor Guna Mewujudkan Keamanan Nasional The Importance of Understanding Multiculturalism in Conflict Resolution for the Development of GKI Yasmin Bogor to Achieve Nationa” 5, no. 4 (2023): 2934–44. https://doi.org/10.34007/jehss.v5i4.1697.

Published

2025-03-28

Issue

Section

Articles

How to Cite

Sosialisasi Model Multikultural Sebagai Peningkatan Sikap Toleransi Beragama bagi Masyarakat di Pantai Zore Barelang. (2025). Real Coster : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 45-55. https://doi.org/10.53547/d5jz9v38

Similar Articles

1-10 of 13

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2