Pembinaan Mahasiswa Mengantisipasi Krisis Identitas Diri di STT Real Batam

Authors

  • Fredy Simanjuntak Prodi Teologi, STT REAL Batam
  • Delfi Delfi Prodi Teologi, STT REAL Batam
  • David Martinus Gulo Prodi Teologi, STT REAL Batam
  • Messy Causa Primay Prodi Teologi, STT REAL Batam
  • Yosepin Koreanti Hutabarat Prodi Teologi, STT REAL Batam
  • Debora Agustina Ratu Prodi Teologi, STT REAL Batam

DOI:

https://doi.org/10.53547/rcj.v4i1.96

Abstract

Self-identity in a Christian perspective is very vital, especially in student life. A good self-identity is a process that is continuously formed through correct self-understanding. Individuals who do not have a good understanding of themselves will have the potential to experience an identity crisis which leads to being unable to accept themselves, difficult to realize the advantages and disadvantages that exist in themselves. Students are often a group that is quite vulnerable to experiencing a character crisis caused by a mistaken recognition of self-identity. This journal was compiled using descriptive qualitative methods. This paper aims to provide moral and psychological encouragement through fostering students so that they can understand their identity as followers of Christ. The results of this activity can be felt by students of STT Real Batam reaching 75%. This can be seen in the activities and behaviour of students both in the campus environment, dormitories and churches where they minister.

Crisis, Self-Identity, STT Real Batam
Abstrak
Identitas diri dalam perspektif kekristenan sangatlah vital, terutama pada kehidupan mahasiswa. Identitas diri yang baik adalah proses yang dibentuk terus melalui pemahaman diri yang benar. Individu yang tidak memiliki pemahaman yang baik mengenai dirinya, akan berpotensi mengalami krisis identitas yang berujung pada tidak mampu menerima diri sendiri, sulit menyadari keunggulan maupun kekurangan yang ada pada dirinya. Mahasiswa kerap menjadi kelompok yang cukup rentan mengalami krisis karakter yang disebabkan oleh pengenalan yang keliru akan identitas diri. Penelitian ini disusun dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Paper ini bertujuan untuk memberi dorongan secara moral dan psikologi lewat pembinaan mahasiswa supaya dapat memahami identitas dirinya sebagai pengikut Kristus. Hasil dari kegiatan ini dapat dirasakan oleh mahasiswa STT Real batam mencapai 75%. Hal ini nampak pada aktifitas dan perilaku mahasiswa baik di lingkungan kampus, asrama maupun gereja di mana mereka melayani

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alwasilah. Pokoknya Kualitatif : Dasar-Dasar Merancang Dan Melakukan Penelitian Kualitatif. Jakarta: Dunia Pustaka Jaya, 2008.

Byrne, Rhonda. The Secret. Jakarta: Gramedia, 2007.

Dachi, Zinzendorf. “Prinsip Kepemimpinan Orang Tua Dalam Keluarga Menurut Ulangan 11: 18-21.†KAIROS: Jurnal Teologi Lutheran 1, no. 1 (2018): 31–46.

Deanne-Drummond, Celia. Teologi Dan Ekologi. Jakarta: BPK Guniung Mulia, 2011.

Effendy, Onong Uchjana. Ilmu Komunikasi Teori Dan Praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2005.

Gea, Antonius Atosokhi, Antonina Panca Yuni, and Yohanes Babar Wulandari. Relasi Dengan Diri Sendiri. Jakarta: Elex Media Komputindo, 2002.

Groome, Thomas. Christian Religion Education. Jakarta: BPK Guniung Mulia, 2011.

Kartono, Kartini. Patologi Sosial II Kenakalan Remaja. Jakarta: Rajawali, 1992.

Nawawi, H. Hadari. Metode Penelitian Bidang Sosial. 5th ed. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1991.

Downloads

Published

2021-08-04

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pembinaan Mahasiswa Mengantisipasi Krisis Identitas Diri di STT Real Batam. (2021). Real Coster : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 13-19. https://doi.org/10.53547/rcj.v4i1.96

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>