Membangun Resiliensi Digital Remaja Berbasis Model OTAK dan Etika Kristen: Pengabdian kepada Masyarakat di SMTK Mardhi Wacana Alor, Nusa Tenggara Timur
DOI:
https://doi.org/10.53547/yshecm79Keywords:
etika kristen, literasi digital, media sosial, model OTAK, remaja dan karakter digitalAbstract
Social media has become an important part of adolescents' lives, but its use also presents various ethical challenges and psychosocial risks, such as cyberbullying, digital addiction, and compromised psychological well-being. Adolescents, who are in a critical stage of identity and moral formation, require appropriate guidance in navigating the complexities of digital spaces. This Community Service (PKM) activity, conducted at SMTK Mardhi Wacana Alor, aims to enhance students' understanding of Christian ethics and the impact of social media, as well as to cultivate critical and values-driven digital literacy. The method used is interactive education through lectures, discussions, case studies, simulated ethical decision-making in social media contexts, and guided collective reflection. The activity was conducted from September 29 to October 3, 2025, involving 30 students as the primary participants. The evaluation results showed that the PKM activity received an excellent rating, with high scores in material comprehension, relevance, and the perceived benefits of applying Christian ethics to social media use. This counseling demonstrated promising effectiveness in fostering students' critical awareness of the impact of social media and strengthening their moral and spiritual responsibility in digital practices. This activity affirms the potential of integrating Christian ethics and digital literacy as a strategic approach to adolescent character formation in the digital era.
Keywords: christian ethics; digital literacy; social media; OTAK model; teenagers and digital characters
Abstrak
Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan remaja, namun penggunaannya juga menghadirkan berbagai tantangan etis dan risiko psikososial, seperti cyberbullying, kecanduan digital, dan gangguan kesejahteraan psikologis. Remaja berada pada fase krusial pembentukan identitas dan nilai moral, sehingga membutuhkan pendampingan yang tepat dalam menghadapi kompleksitas ruang digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMTK Mardhi Wacana Alor mengenai etika Kristen dan dampak media sosial, serta menumbuhkan literasi digital yang kritis dan berkarakter. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan edukasi interaktif melalui ceramah, diskusi, studi kasus, simulasi pengambilan keputusan etis dalam bermedia sosial, serta refleksi kolektif terbimbing. Kegiatan dilaksanakan pada 29 September - 03 Oktober 2025 dengan melibatkan 30 siswa sebagai peserta utama. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan PKM memperoleh penilaian sangat baik, dengan skor tinggi pada aspek pemahaman materi, relevansi, dan manfaat penerapan etika Kristen dalam praktik bermedia sosial. Penyuluhan ini menunjukkan efektivitas yang menjanjikan dalam menumbuhkan kesadaran kritis siswa terhadap dampak media sosial serta memperkuat tanggung jawab moral dan spiritual dalam praktik digital. Kegiatan ini meneguhkan potensi integrasi etika Kristen dan literasi digital sebagai pendekatan strategis dalam pembinaan karakter remaja di era digital.
Kata Kunci: etika kristen; literasi digital; media sosial; model OTAK; remaja dan karakter digital
Downloads
References
Boiliu, Esti Regina, Demsy Jura, and António Oliveira De Carvalho. “Reinterpreting Religion in the Digital Age: Theology, Ethics, and Christian Education.” Didache: Journal of Christian Education 6, no. 2 (December 2025): 219–42. https://doi.org/10.46445/djce.v6i2.1075.
Boiliu, Fredik Melkias. “Peran Pendidikan Agama Kristen Di Era Digital Sebagai Upaya Mengatasi Penggunaan Gadget Yang Berlebihan Pada Anak Dalam Keluarga Di Era Disrupsi 4.0.” REAL DIDACHE: Journal of Christian Education 1, no. 1 (September 2020): 25–38. https://doi.org/10.53547/realdidache.v1i1.73.
Bowman, Glen Alan, Blessing Osueke, and Samantha Baires. “Efects of Christian Faith Sharing Hrough Social Media: Examining Belief System Changes, Behavioral Changes, and User Preferences.” American Research Journal of Humanities and Social Sciences 7, no. 1 (2022): 1–8.
Campbell, A. and Stephen Garner. “Networked Theology: Negotiating Faith in Digital Culture.” Perspectives on Science and Christian Faith 69, no. 3 (2017): 191–93.
Dethan, Victor Oktovianus, and Febe Fenny Irawati Wanggai. “Peran Keteladanan Orang Tua Dan Pendidikan Agama Kristen Bagi Anak Dalam Kehidupan Sehari-Hari.” REAL DIDACHE: Journal of Christian Education 5, no. 2 (September 2025): 96–111. https://doi.org/10.53547/scw00t11.
E. Subroto. “Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Dalam Upaya Mendukung Ketahanan Pangan Di Desa Girijaya Dan Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut.” Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat 3, no. 1 (2014).
Hia, Elvi Putri Jelita, Marhendra Betzy Erlian Sono, Mery Cristina Lumban Gaol, Evraim Anggreini Br Hombing, Rahel Triastuti Hutabarat, and Yunardi Kristian Zega. “Melindungi Anak Di Era Digital: Peran Orang Tua Kristen Dalam Mengelola Penggunaan Gadget Dengan Bijak.” REAL DIDACHE: Journal of Christian Education 4, no. 1 (March 2024): 51–66. https://doi.org/10.53547/rdj.v4i1.521.
Hura, Rosnila. The Role of Christian Religious Education: Strengthening Teenagers’ Christian Identity Amidst the Influence of Social Media. 4, no. 1 (January 2026). https://doi.org/https://doi.org/10.55681/armada.v4i1.1852.
Jean M. Twenge and W. Keith Campbell. “Media Use Is Linked to Lower Psychological Well- Being: Evidence from Three Datasets.” Psychiatric Quarterly 90, no. 2 (2019): 311–31.
John W. Santrock. Adolescence: An Introduction. London: Wm C Brown Publishers, 1987.
Kircaburun Kagan, Saleem Alhabash, ?ule Betül Tosunta?, and Mark D. Griffiths. “Uses and Gratifications of Problematic Social Media Use among University Students: A Simultaneous Examination of the Big Five of Personality Traits, Social Media Platforms, and Social Media Use Motives.” International Journal of Mental Health and Addiction 18, no. 3 (2020): 525–47.
Merling T.L.L.C Messakh, Irene Elvira Daik, Eko Paulus Kale, Jemris I.D Mayok, and Mazdad Liunokas. “Penyuluhan Etika Dan Dampak Psikologis Media Sosial Dalam Perspektif Agama Kristen Untuk Siswa SMTK Soe Kabupaten Timor Tengah Selatan.” Devotion: Jurnal Pengabdian Masyarakat 4, no. 1 (2025): 14–21. https://doi.org/https://doi.org/10.52960/dev.v4i1.714.
Ndiaye, Amie. “Social Media, Christianity, and Gen-Z: The Rise and Influence of Social Media and How Church Leaders Should Engage With It.” In Director of McNair Scholar’s Program. 2023. https://www.leeuniversity.edu/wp-content/uploads/McNair-Research-Journal-2023.pdf#page=327.
Pandie, Remegises Danial Yohanis. “Filsafat Stoisisme Dalam Perspektif Etika Kristen.” REAL DIDACHE: Journal of Christian Education 3, no. 1 (March 2023): 33–48. https://doi.org/10.53547/rdj.v3i1.353.
Pardede, Nurmalia, Harls Evan R. Siahaan, Daniel Runtuwene, Jemima Saragih, and Moses Nababan. “Peningkatan Pengetahuan Tentang Dampak Negatif Penggunaan Gadget Yang Berlebihan Bagi Siswa SMP Negeri Desa Padang Alang Alor Selatan.” Real Coster : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 8, no. 2 (September 2025): 67–79. https://doi.org/10.53547/g64dze28.
S. M. Livingstone. Children and the Internet: Great Expectations, Challenging Realities. Cambridge: Polity, 2009.
Yosia Belo. “Tinjauan Etika Kristen Terhadap Penggunaan Media Sosial.” Jurnal Luxnos 7, no. 2 (2021): 288–302.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kurniawati Aseleo, Merling Messakh, Eko Paulus A Kale, Gidion Padamani, Fera Dekabesi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Semua artikel yang diterbitkan dalam Real Coster: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dilindungi oleh hak cipta.
Hak cipta dimiliki oleh penulis, sementara jurnal memiliki hak untuk menerbitkan dan mendistribusikan artikel dalam bentuk cetak maupun elektronik.
Artikel dalam jurnal ini dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0). Lisensi ini memungkinkan pembaca untuk:
-
Mencantumkan nama penulis dan jurnal secara tepat.
-
Menggunakan artikel untuk keperluan nonkomersial.
-
Mendistribusikan versi turunan dengan lisensi yang sama.
Penggunaan di luar cakupan lisensi ini seperti untuk tujuan komersial atau modifikasi yang tidak sesuai memerlukan izin tertulis dari penulis atau penerbit jurnal.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai hak cipta atau permintaan izin, silakan hubungi kami melalui situs resmi jurnal atau email redaksi.
