Implementasi Model Seminar Kontekstual untuk Penguatan Identitas Kristiani Mahasiswa di Institut Teknologi Batam (ITEBA)

Authors

  • Agiana Her Visnhu Ditakrist Sekolah Tinggi Teologi Real Batam, Indonesia
  • Joni Manumpak Parulian Gultom Sekolah Tinggi Teologi Real Batam, Indonesia
  • Vicky BGD Paat Sekolah Tinggi Teologi Real Batam, Indonesia
  • Lucky Sariowan Sekolah Tinggi Teologi Real Batam, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53547/c4mhg089

Keywords:

identitas Kristiani, kristologi, perguruan tinggi teknologi, seminar kontekstual, soteriologi

Abstract

This Community Service (PkM) activity aims to strengthen the Christian identity of students at the Batam Institute of Technology (ITEBA) through a contextual seminar model based on an understanding of Christology and Soteriology. The background to this activity is the challenges of the digital era and globalization that influence the formation of Christian student identity, especially in the technology college environment. Therefore, this PkM activity is considered important by the Doctoral Study Program of STT REAL Batam. The goal is for Christian students to maintain a correct understanding of the foundations of Christology and Soteriology. The method used is a participatory contextual seminar with an educational-transformational approach, involving 40 Christian students at ITEBA. The implementation stages include needs analysis, module development, three seminar sessions, and evaluation through pre-tests, post-tests, spiritual motivation questionnaires, and qualitative reflections. The results of the activity showed a significant increase in participants' theological understanding based on a comparison of pre-test and post-test scores. In addition, participant reflections indicated an increased integrative awareness between faith and academic life and a commitment to living out Christian identity in the context of technology and social service. Therefore, this contextual seminar model has proven effective as a strategy for fostering Christian identity in students at technology universities and has the potential to be replicated in similar contexts. This activity recommends that ITEBA integrate contextual faith development into its ongoing student character development program.

Keywords: Christian identity; christology; soteriology; contextual seminar; technology college

Abstrak

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkuat identitas Kristiani mahasiswa Institut Teknologi Batam (ITEBA) melalui model seminar kontekstual berbasis pemahaman Kristologi dan Soteriologi. Latar belakang kegiatan ini adalah tantangan era digital dan globalisasi yang memengaruhi pembentukan identitas mahasiswa Kristen, khususnya di lingkungan perguruan tinggi teknologi. Oleh karena itu  kegiatan PkM ini dipandang penting oleh Program Studi Doktor STT REAL Batam. Tujuannya agar  mahasiswa Kristen tetap memahami dasar Kristologi dan Soteriologi dengan benar. Metode yang digunakan adalah seminar kontekstual partisipatif dengan pendekatan edukatif–transformasional, melibatkan 40 mahasiswa Kristen ITEBA. Tahapan pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, penyusunan modul, pelaksanaan tiga sesi seminar, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, angket motivasi spiritual, dan refleksi kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman teologis peserta secara signifikan berdasarkan perbandingan skor pre-test dan post-test. Selain itu, refleksi peserta mengindikasikan meningkatnya kesadaran integratif antara iman dan kehidupan akademik serta komitmen untuk menghidupi identitas Kristen dalam konteks teknologi dan pelayanan sosial. Oleh karenanya model seminar kontekstual ini terbukti efektif sebagai strategi pembinaan identitas Kristiani mahasiswa di perguruan tinggi teknologi dan berpotensi direplikasi dalam konteks serupa. Kegiatan ini merekomendasikan agar ITEBA mengintegrasikan pembinaan iman kontekstual dalam program pengembangan karakter mahasiswa secara berkelanjutan.

Kata kunci: identitas Kristiani; kristologi; perguruan tinggi teknologi; seminar kontekstual; soteriologi

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chasokela, Doris. “Transformative Learning Theory.” In Exploring Adult Education Through Learning Theory, 99–134. Routledge, 2024. https://doi.org/10.4018/979-8-3693-5812-2.ch005.

Chia, Philip Suciadi, and Juanda Juanda. “Implikasi Doktrin Keselamatan Yang Benar Dalam Kehidupan.” Journal Kerusso 6, no. 2 (2021): 43–61. https://doi.org/10.33856/kerusso.v6i2.200.

Gultom, Joni Manumpak Parulian. “Peran Teologi Dalam Membangun Humanisasi Peradaban Era Society 5.0.” Temisien: Jurnal Teologi Misi Dan Enterpreneurrship 2, no. 2 (2022): 64–85.

Harahap, T N, and A G Pasaribu. “Strategi Pendidikan Agama Kristen Dalam Pemantapan Mahasiswa Kristen.” Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora 2, no. 3 (2023): 10548–59. https://publisherqu.com/index.php/pediaqu.

ITEBA. “Institut Teknologi Batam," ITEBA Official Website,” 2025. https://iteba.ac.id.

Jonar T.H. Situmorang, MA. Soteriologi: Doktrin Keselamatan, Pengajaran Mengenai Karya Allah Dalam Keselamatan. PBMR ANDI, 2021.

Marantika, Chris. Doktrin Keselamatan Dan Kehidupan Rohani, Soteriologi Dan Spiritual. Yogyakarta: Iman Press, 2009.

Marisi, Candra Gunawan. “Menjadi Manusia Baru Yang Segambar Menurut Rupa Allah.” Stt Real Battam 1, no. 3 (2017): 74. https://doi.org/10.31219/osf.io/kag6d.

Perangin Angin, Yakub Hendrawan, and Tri Astuti Yeniretnowati. “Pendidikan Keluarga Kristen: Regenerasi Pemimpin Melalui Pemuridan Dan Implikasinya.” Jurnal Teologi Amreta (ISSN: 2599-3100) 4, no. 2 (2021): 17–46. https://doi.org/10.54345/jta.v4i2.55.

Prasetya, Didimus Sutanto B, and Candra Gunawan Marisi. “Reposisi Hakikat Beragama Di Tengah Kemajemukan Indonesia.” Jurnal Teologi Gracia Deo 4, no. 2 (2022): 264–74. https://doi.org/10.46929/graciadeo.v4i2.95.

Priyono, Joko, and Paulus Dimas Prabowo. “Pembinaan Identitas Kristen Bagi Keluarga Besar Mahasiwa Kristen Politeknik Negeri Samarinda: Penerapan Matius 5:13-16.” Real Coster : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, no. 1 (2025): 29–44. https://doi.org/10.53547/6zb71395.

Sagala, Kartika, Lamhot Naibaho, and Djoys Anneke Rantung. “Tantangan Pendidikan Karakter Di Era Digital.” Jurnal Kridatama Sains Dan Teknologi 6, no. 01 (2024): 1–8. https://doi.org/10.53863/kst.v6i01.1006.

Samarenna, Desti. “Konsep Soteriologi Menurut Efesus 2:1-10.” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika 2, no. 2 (2019): 247–64. https://doi.org/10.34081/fidei.v2i2.54.

Sanjaya, Yudhy, Viktor Deni Siregar, Moralman Gulo, and Rame Irma Ida Sihombing. “Kontekstualisasi Pendidikan Agama Kristen Dalam Membangun Karakter Pancasila Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Real Batam.” REAL DIDACHE: Journal of Christian Education 5, no. 1 (2025): 32–46. https://doi.org/10.53547/0gbbkj42.

Simanjuntak, Fredy, Candra Gunawan Marisi, Ardianto Lahagu, Benteng M. M. Purba, and Agustinus Sihombing. “Membangun Spiritualitas Kristen Warga Binaan Di Lapas Umum Kelas II A Tanjungpinang.” REALCOSTER:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 1, no. 1 (2018): 6–10.

Susanti, Aya. “Keselamatan Dalam Konsep Rasul Paulus.” Integritas: Jurnal Teologi 1, no. 1 (2019): 15–28. https://doi.org/10.47628/ijt.v1i1.8.

Sutrisno, Tonny, and Billy Kristanto. “Dyothelitisme Dalam Kristologi Yohanes Calvin.” Verbum Christi: Jurnal Teologi Reformed Injili 6, no. 1 (2019): 45–59. https://doi.org/10.51688/vc6.1.2019.art3.

Tambunan, Elia, and Lindung Saputra Marpaung. “Sejarah Kontestasi Kristologi: Relasi Kuasa Otoritas Dengan Kepemilikan Bapa-Bapa Gereja.” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika 6, no. 1 (2023): 63–87. https://doi.org/10.34081/fidei.v6i1.350.

Tubagus, Steven, and Timotius Bakti Sarono. “Roh Kudus Dalam Trinitas Dan Komunitas Umat Tuhan (Holy Spirit in the Trinity and Community of God’S People).” QUAERENS: Journal of Theology and Christianity Studies 3, no. 1 (2021): 85–95. https://doi.org/10.46362/quaerens.v3i1.30.

Wijaya, Hengki. “Kajian Teologis Tentang Penyembahan Berdasarkan Injil Yohanes 4:24.” Jurnal Jaffray 13, no. 1 (2015): 77. https://doi.org/10.25278/jj71.v13i1.112.

Wijaya, Hengki. “Metode Penelitian Pendidikan Teologi.” E Module, no. August (2013): 2.

Wijaya, Hengki. “Pengenaan Manusia Baru Di Dalam Kristus: Natur, Proses, Dan Fakta Serta Implikasi Teologis Dan Praktisnya.” Jurnal Jaffray 14, no. 1 (2016): 109. https://doi.org/10.25278/jj71.v14i1.194.

Yuliana, Fitri. “Menjawab Tuduhan Inkoherensi Dari John Hick Terhadap Konsep Dwinatur Dalam Doktrin Inkarnasi Ortodoks.” Veritas: Jurnal Teologi Dan Pelayanan 19, no. 1 (2020): 51–68. https://doi.org/10.36421/veritas.v19i1.344.

Published

2026-03-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Implementasi Model Seminar Kontekstual untuk Penguatan Identitas Kristiani Mahasiswa di Institut Teknologi Batam (ITEBA). (2026). Real Coster : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(1), 58-78. https://doi.org/10.53547/c4mhg089

Similar Articles

21-30 of 50

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)