Mendesak Peran Aktif Gereja Merawat Ekosistem Laut: Sebuah Pelajaran Penting Dari Masyarakat Marao Biak

Godfried San Ferre, Jois Yohanes Rumansara

Abstract


The Marao community in Biak Numfor Regency, Papua, faces severe challenges in managing marine ecosystems. The community's lack of knowledge about marine ecosystem management means that human activities in the sea that violate environmental ethics worsen conditions, threatening marine ecosystems and the quality of the coastal environment. This research examines the church's active role in caring for aquatic ecosystems in Marao village, Biak. A qualitative method with a case study approach was used to analyse the church's active role in protecting the marine environment. The results showed that community-based marine resource management involves active community participation in ecosystem protection. In Marao, the community applies the Sasi tradition to regulate the use of natural resources. This practice consists of prohibiting fishing or using destructive fishing gear for a certain period, allowing the marine ecosystem to recover and fish resources to be sustainable. The church plays an active role in introducing environmental ethics to the community, although it has not yet fully integrated the teachings in its programmes. The application of ethical-theological values influences the perception and responsibility of the Marao community in caring for the marine ecosystem, emphasising that nature is the work of God and thus a moral obligation and calling as believers in the God of man in maintaining the balance of the ecosystem.

Keywords: active role of the church; marine ecosystem; marao biak community


Abstrak

Masyarakat Marao di Kabupaten Biak Numfor, Papua yang menghadapi tantangan serius dalam mengelola ekosistem laut. Pengetahuan masyarakat yang minim tentang pengelolaan ekosistem laut sehingga aktivitas manusia di laut yang melanggar etika lingkungan memperburuk kondisi, mengancam ekosistem laut dan kualitas lingkungan pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran aktif gereja merawat ekosistem laut di kampung Marao, Biak. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan untuk menganalisis peran aktif gereja dalam menjaga lingkungan laut. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan sumber daya laut berbasis masyarakat melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam melindungi ekosistem. Di Marao, masyarakat menerapkan tradisi Sasi untuk mengatur penggunaan sumber daya alam. Praktik ini melibatkan pelarangan penangkapan ikan atau penggunaan alat tangkap merusak selama periode tertentu, memungkinkan ekosistem laut pulih dan sumber daya ikan berkelanjutan. Gereja menjalankan peran secara aktif dalam mengenalkan etika lingkungan kepada masyarakat, meskipun belum sepenuhnya mengintegrasikan ajaran tersebut dalam programnya. Pengaplikasian nilai etis-teologi memengaruhi persepsi dan tanggung jawab masyarakat Marao dalam merawat ekosistem laut yang menekankan bahwa alam adalah karya Tuhan sehingga menjadi tanggung jawab dan panggilan moral sebagai umat yang beriman kepada Tuhan manusia dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Kata Kunci: peran aktif gereja; ekosistem laut; masyarakat marao biak


References


Anderson, Heri. Manusia Dan Alam Sekitar: Penuntun Kepada Etika Lingkungan Hidup Menuju Kepada Pertobatan Ekologi. Jakarta: Vieka Wahana Semesta, 2015.

Awulle, Clartje Silvia, Limunada Umbase, Merdiati Marbun, and Alexius Djangu. “Peran Gerja Dalam Mencegah Kerusakan Ekosistem Laut Di Desa Dowongi Maiti Kabupaten Halmahera Utara.” Jurnal Kesehatan 1, no. February (2018).

Azwar. “Pengelolaan Sumber Daya Laut Berbasis Masyarakat Di Kawasan Taman Nasional Taka Bonerate Kabupaten Selayar.” Universitas Hasanuddin, 2007.

Borrong, Robert P. Etika Bumi Baru. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.

———. “Kronik Ekoteologi: Berteologi Dalam Konteks Krisis Lingkungan.” Jurnal Stulos 17, no. 2 (2019).

Bunga, N. Ilma. “Hubungan Pengetahuan Dan Etika Lingkungan Terhadap Perilaku Peduli Lingkungan Mahasiswa Universitas Kristen Tentena.” Jurnal Akademia 1, no. 2 (2014).

Dahuri, Rokhmin. Keanekaragaman Hayati Laut: Aset Pembangunan Berkelanjutan Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2003.

Daris, Lukman. Dinamika Sosial Masyarakat Pesisir. Yogyakarta: LeutikaPrio, 2017.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut. “Pencemaran Laut.” Last modified 2020. https://kkp.go.id/djprl/artikel/23631-pencemaran-laut.

Dumas, André. “The Ecological Crisis and The Doctrine of Creation.” The Ecumenical Review 27, no. 1 (1975): 24–35.

Edwards, Denis. Ecotheology: Science and Religion Primer. Grand Rapids: Baker, 2009.

Elfemi, Nilda. “Sasi, Kearifan Lokal Dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut (Kasus; Masyarakat Suku Tanimbar Di Desa Adaut, Kecamatan Selaru, Kabupaten Maluku Tenggara Barat).” Jurnal Pelangi 6, no. 1 (2015).

Fabianto, Dio, and Pieter Th Berhitu. “Konsep Pengelolaan Wilayah Pesisir Secara Terpadu Dan Berkelanjutan Yang Berbasis Masyarakat.” Jurnal Teknologi 11, no. 2 (2014): 2054–2058.

Geisler, Norman. “Etika Kristen: Pilihan Dan Isu Kontemporer.” Malang: SAAT (2010).

Keraf, A Sonny. Etika Lingkungan Hidup. Kompas, 2010.

Layan, Santy. “Debet Pai Kendik: Kajian Teologi Kontekstual Terhadap Pandangan Masyarakat Moi, Sentani Barat, Tentang Pemeliharaan Lingkungan Hidup.” KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi 8, no. 1 (2022).

Lestari, Fitri. “Tingkat Kerusakan Laut Di Indonesia Dan Tanggung Jawab Negara Terhadap Kerusakan Ekosistem Laut Dikaitkan Dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 1999 Tentang Pengendalian Pencemaran Dan/Atau Perusakan Laut Dan Konvensi Hukum Laut 19.” Gema Keadilan 4, no. 1 (2017): 73–85.

Malatuny, Yakob Godlif. Percikan Gagasan: Menelaah Problematika Kontemporer Kewarganegaraan. Yogyakarta: Deepublish, 2020.

McGrath, Alister E. “Doctrine and Ethics.” Journal of the Evangelical Theological Society 34, no. 2 (1991): 145.

Munir, and Juhriati. “Aspek Pertanggungjawaban Hukum Pemboman Ikan Dengan Bahan Peledak Potasium.” Fundamental: Jurnal Ilmiah Hukum 9, no. 1 (2020).

Nainggolan, Herman, Rumenta Santiany, Sherly Tamer Leo Evangelin Pua, and A Bancin Favor. “Kerusakan Lingkungan, Peran Dan Tanggung Jawab Gereja.” Jakarta: Kementerian RI, PGI & United Evangelical Mission (2011).

Remikatu, Jefri Hina. “Teologi Ekologi: Suatu Isu Etika Menuju Eskatologi Kristen.” CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika 1, no. 1 (2020).

Santmire, H Paul. The Travail of Nature: The Ambiguous Ecological Promise of Christian Theology. Fortress Press, 1985.

Satria, Arif. “Pembangunan Berkelanjutan 2045, Tanggapan Atas Orasi 90 Tahun Prof Emil Salim.” A. Nalang, Vidya; Anggraini, Rika; Samedi; Bakhtiar, Irfan (2020): 67.

Sembel, Dantje T. Ekoteologi Dalam Perspektif Kristen. Yogyakarta: Andi, 2023.

Setiawan, David Eko, and Silas Dismas Mandowen. “Pendekatan Pastoral Terhadap Pelestarian Hutan.” HUPERETES: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 2, no. 2 (2021).

Tan, Kian Guan. “Kebenaran Doktrin Antropologi Dan Soteriologi Bagi Kepentingan Etika Lingkungan.” Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan 13, no. 2 (2012).

Utina, Ramli, Abubakar Sidik Nusantari, ElyaKatili, and Yowan Tamu. Ekosistem & Sumber Daya Alam Pesisir: Penerapan Pendidikan Karakter Konservasi, 2018.

Watloly, Aholiab. Cermin Eksistensi Masyarakat Kepulauan Dalam Membangun Bangsa: Perspektif Indigenous Orang Maluku. Jakarta: Intermedia Ciptanusantara, 2013.

Wattimury, Wiesye Agnes, and Susana Matitaputty. “Etis Kristen Terhadap Dampak Penggusuran Gunung, Dalam Lingkungan Sosial Ekologis, Di Kelurahan Malanu Distrik Sorong Utara.” EIRENE Jurnal Ilmiah Teologi 6, no. 1 (2022).

Wetangterah, Liliya. “Laut Yang Melukai Dan Menyembuhkan.” Bisa Dengar Suara Saya?: Ragam Perspektif Teologi Publik Atas Perubahan Dalam Gereja, Sekolah Kristen, dan Masyarakat Indonesia (2022): 201.




DOI: https://doi.org/10.53547/diegesis.v6i2.443

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

            

View Diegesis Stats

Published: Sekolah Tinggi Teologi Real Batam
Address: Jl. Ahmad Yani, Komplek House of Glory Belakang Ruko Eden Park, Taman Baloi, Batam Kota, Batam City, 29432
Kec. Batam Kota, Kotamadaya Batam, Kepulauan Riau.

Website E-Jurnal: https://ojs.sttrealbatam.ac.id/index.php/diegesis
e-ISSN: 2685-3485
p-ISSN: 2685-3515

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Copyright © Real Coster : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. All Rights Reserved.