Debora Dan Kepemimpinan Perempuan Dalam Konteks Indonesia

Authors

  • Rolin Ferdilianto Sandelgus Taneo Gereja Masehi Injili di Timor

DOI:

https://doi.org/10.53547/diegesis.v7i1.472

Abstract

Women are not actually second class citizens in society.  Women can actually lead too.  However, public awareness of choosing women is still low.  Moreover, in the Indonesian political calendar, in 2024 Indonesia will elect leaders both above the executive and legislative branches.  This article is intended to find out the causes of women’s minimal involvement in the Indonesian political arena.  After that, this article will also show the role of women in leading.  This context will be put into dialogue with the story of Deborah in the Bible, who was also a successful female leader.  The result of this dialogue is to provide a leadership perspective that is not gender biased.  The building in this paper uses the literature method, namely by looking at literature that specifically discusses the two topics that are currently in the spotlight, namely the role of Deborah and the contribution of Indonesian women in leading.

Keywords: Deborah; women; leaders

Abstrak

Perempuan sesungguhnya bukan warga kelas dua dalam masyarakat. Perempuan juga sebenarnya bisa memimpin. Hanya saja, kesadaran publik untuk memilih perempuan masih rendah. Apalagi dalam kalender politik Indonesia, tahun 2024 ini Indonesia akan memilih pemimpin baik di atas eksekutif maupun legislatif. Adanya tulisan ini dimaksudkan untuk mencari tahu penyebab keterlibatan perempuan yang minim di arena politik Indonesia. Setelah itu, tulisan ini juga akan menampilkan tentang bagaimana peran perempuan dalam memimpin. Konteks ini akan didialogkan  dengan kisah Debora dalam Alkitab yang juga adalah pemimpin perempuan yang berhasil. Hasil dialog ini yakni memberi suatu perspektif kepemimpinan yang tidak bias gender. Bangunan dalam tulisan ini menggunakan metode kepustakaan yaitu dengan melihat literatur-literatur yang secara khusus membahas kedua topik yang sementara menjadi sorotannya yaitu peran Debora dan kontribusi perempuan Indonesia dalam memimpin.

Kata Kunci: Debora; perempuan; pemimpin

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

  • Rolin Ferdilianto Sandelgus Taneo, Gereja Masehi Injili di Timor
    Warga Jemaat Gereja Masehi Injili di Timor

References

Anzari, Eggi Alvado Da Meisa & Prawinda Putri. “Perspektif feminisme dalam kepemimpinan perempuan di Indonesia.” Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial 1, no. 6 (2021): 713.

Azanella, Luthfiya. “14 Perempuan yang Terpilih sebagai Kepala Daerah pada Pilkada Serentak 2018,” 21 Januari 2023. https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/nasional/read/2018/07/30/12012691/14-perempuanyangterpilih-sebagai-kepala-daerah-pada-pilkada-serentak-2018.

Bintari, Antik. “Perempuan dan Pilkada : Peluang dan Tantangan.” Jurnal Keadilan Pemilu 1 (2020): 57.

Djafri, Novianty. “Efektivitas Kepemimpinan Perempuan dalam Karir.” Musawa : Journal for Gender Studies 6, no. 1 (Juni 2014): 3.

Douglas, J. D. Ensiklopedi Alkitab Masa Kini Jilid 1. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 2011.

DPR RI. “Ketua DPR Prihatin Keterwakilan Perempuan Belum 30 Persen.” Mei 2024. https://www.dpr.go.id/berita/detail/id/20546/t/Ketua+DPR+Prihatin+Keterwakilan+Perempuan+Belum+30+Persen.

Finaka, Andrean. “Tahapan Pilkada Serentak 2018.” indonesiabaik.id, 21 Januari 2023. https://indonesiabaik.id/infografis/tahapan-pilkada-serentak-2018.

Järlemyr, Sara. “A Tale of Cross-Dressers, Mothers, and Murderers: Gender and Power in Judges 4 and 5.” Svensk Exegetisk Årsbok (SEÅ) 81 (2016): 51–52.

Lerd, Charlotte NG Jia. “Deborah and Female Leadership in the Context of Deuteronomistic Theology.” Asia Journal Of Theology 36, no. 2 (Oktober 2022): 117.

Natar, Asnath N. Membongkar Kebisuan Perempuan. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 2021.

———. “Perempuan Dalam Kepemimpinan Agama: Pengalaman Kristen.” Musãwa 18, no. 2 (Juli 2019): 142.

Novianti, Leny. “Perempuan di Sektor Publik.” Marwah XV, no. 1 (2016): 54.

Pada, Maria R. A & Adriana Tunliu. “Perspektif Alkitab terhadap Kepemimpinan di Era Digital.” Dalam Eritrika Nulik (Penyunting), Kepemimpinan Gereja di Era Digital, 61. Surabaya: Pustaka Aksara, 2024.

Paembongan, Raka Saden. “Narasi Kepemimpinan Perempuan: Studi Naratif Kisah Debora dan Yael dalam Hakim-hakim 4:1-24.” TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 3, no. 2 (Desember 2023): 208.

Rahayu, Eka Kristining. “Tinjauan Teologis Terhadap Budaya Patriarkat di Indonesia.” Pengarah: Jurnal Teologi Kristen 1, no. 2 (Juli 2019): 116–17.

Randan, Sindy & Sandy Randan. “Menilik Keberadaan Perempuan Sebagai Pemimpin Dalam Gereja: Analisis Naratif Terhadap Teks Hakim-hakim 4-5.” Kinaa : Jurnal Kepemimpinan Kristen dan Pemberdayaan Jemaat 3, no. 1 (Juni 2022): 52.

Runggandini, dkk, Caritas W. M. Pancasila Berperspektif Feminis. Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka, 2019.

Wijaya, Elkana C. “Eksistensi Wanita dan Sistem Patriarkat dalam Konteks Budaya Masyarakat Israel.” Jurnal Fidei 1, no. 2 (Desember 2018): 135.

———. “Pragmatisme Kepemimpinan Debora bagi Kepemimpinan Wanita Kristen di Masa Kini.” Harvester: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen 4, no. 2 (Desember 2019): 96–105.

———. “Studi Tokoh Debora dalam Kitab Hakim-Hakim 4-5 : Menjawab Isu Kontemporer Kepemimpinan Wanita dalam Organisasi Kristen.” Dunamis : Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen 2, no. 2 (April 2018): 160–62.

Yulianti, dkk, Reny. “Women Leadership: Telaah Kapasitas Perempuan sebagai Pemimpin.” Madani : Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan 10, no. 2 (2018): 22.

Zahra, Essa Fatima. “Kepemimpinan Perempuan Di Balik Bayang-Bayang Patriarki.” International Journal of Demos 2, no. 1 (April 2020): 72.

Published

06/27/2024

Issue

Section

Articles

How to Cite

Debora Dan Kepemimpinan Perempuan Dalam Konteks Indonesia. (2024). DIEGESIS: Jurnal Teologi Kharismatika, 7(1), 1-15. https://doi.org/10.53547/diegesis.v7i1.472