Dimensi Pengembangan Pendidikan Karakter bagi Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.53547/realkiddos.v1i2.358Abstract
A person's character can determine the quality of life. Building character does not need to wait for an individual to grow up, but must start at an early age even in the womb. The purpose of the research results is to provide an overview and describe the dimensions in the development of character education for early childhood. The method used in this research is descriptive qualitative with a literature study approach, which starts from an analysis of the urgency of developing character education for early childhood, then researcher collects supporting sources, conducts a study of several previous studies to see their relevance to the topic of discussion in research to be studied. The results of this research are that there are five dimensions to the development of character education for early childhood which is considered not difficult and easy, but can be used as provision for early childhood when grow up. In addition, children are taught to understand how to live life accordance with the truth of God's Word, love the nation and country, become trustworthy, independent and mature in making decisions and to have an inclusive rather than exclusive attitude. The five dimensions in question are religious values, nationalism, integrity, independence and mutual cooperation.
Keywords: early childhood; character education; development
Â
Abstrak
Karakter seseorang dapat menentukan kualitas hidupnya. Membangun karakter tidak perlu menunggu seorang individu beranjak dewasa, namun harus dimulai sejak usia dini bahkan semenjak dalam kandungan. Adapun tujuan dari hasil penelitian adalah untuk memberikan gambaran serta menguraikan dimensi-dimensi dalam pengembangan pendidikan karakter bagi anak usia dini. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, yang dimulai dari analisis tentang urgensi pengembangan pendidikan karakter bagi anak usia dini, kemudian peneliti mengumpulkan sumber-sumber pendukung, melakukan kajian terhadap beberapa penelitian terdahulu untuk melihat relevansinya dengan topik pembahasan dalam penelitian yang hendak dikaji. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat lima dimensi untuk pengembangan pendidikan karakter bagi anak usia dini yang dirasa bukanlah hal yang sulit dan juga gampang, akan tetapi dapat dijadikan sebagai bekal untuk anak usia dini ketika beranjak dewasa. Selain itu, anak diajarkan untuk memahami bagaimana menjalani hidup sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan, mencintai bangsa dan negara, menjadi pribadi yang dapat dipercaya, mandiri dan dewasa dalam mengambil keputusan serta memiliki sikap inklusif bukan ekslusif. Kelima dimensi yang dimaksud adalah nilai religius, nasionalis, integritas, kemandirian dan gotong royong.
Kata Kunci: anak usia dini; pendidikan karakter; pengembangan
Downloads
References
Antoni Bastian & Demmalogga. (2020). Pendidikan Agama Kristen dalam Pendekatan Terhadap Moral dan Nilai-Nilai Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. The Messengers: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 1(1), 50-63.
Boiliu, E. R. (2021a). Pembelajaran PAK di Era Digital: Sikap Inklusivisme di Tengah Kemajemukan. Jurnal Luxnos, 7(1), 77–89. https://doi.org/10.47304/jl.v7i1.66
Boiliu, E. R. (2021b). Pendidikan Agama Kristen dalam Perspektif Teori Perkembangan Iman James W. Fowler. PASCA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 17(2), 171-180.
Chairiyah. (2015). Pendidikan Karakter dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Literasi, 4(1), 42–51.
Deasy Elisabeth Wattimena-Kalalo. (2020). Membangun Makna Teologis Gotong Royong dalam Memperkuat Kebhinekaan. EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani, 4(2), 197-21.
Depriana Fajaria. (2013). Kemandirian Perilaku Peserta Didik dalam Pemilihan Jurusan dan Implikasinya terhadap Pelayanan Bimbingan dan Konseling. Jurnal Ilmiah Konseing, 2(2), 1-5.
Esti Regina Boiliu. (2022). Aplikasi Teori Belajar Sosial Albert Bandura Terhadap PAK Masa Kini. JITPAK: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 3(2), 133-143.
Evendy Tobing. (2021). Ujian Integritas Berdasarkan Ayub Pasal 1dan Signifikansinya Bagi Orang Percaya. Skenoo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 1(2), 90-103.
Evinna Cindra Hendriana and Arnold Jacobus. (2016). Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah Melalui Keteladanan dan Pembiasaan. JPDI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 1(2), 25-29.
Julita dan Magdalena Pranata Santoso. (2020). Pembelajaran Mandiri Berbasis Alkitab Untuk Menolong Murid Sekolah Dasar Berproses Mengasihi Tuhan Yesus. Aletheia Christian Educators Journal, 1(1), 48-57.
Panduan Penilaian oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan untuk Sekolah Menengah Atas. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, 9 (2017).
Kosasih Ali Abu Bakar, Idris HM Noor, dan W. (2018). Penumbuhan Nilai Karakter Nasionalis pada Sekolah Dasar di Kabupaten Jayapura Papua. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 21(1), 42-56.
Lexy J. Moleong. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Maria Montessori. (2015). The Education of Individuals. TheNAMTA Journal: The Netherlands: The Montessori-Pierson Publishing Company, 40(2).
Muhammad Amrin, et. all. (2018). Peran Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar. Seminar Nasional Administrasi Pendidikan dan Manajemen Pendidikan di Hotel Remcy Makassar.
Pandie, R. D. Y., Zega, Y. K., Harefa, D., Nekin, S. M., Sapalakkai, R. S., & Sophia, S. (2022). Implementasi Teori Belajar Konstruktivisme bagi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Sekolah. REAL DIDACHE: Journal of Christian Education, 2(1), 15-29.
Parji. (2021). Pengembangan Nilai-Nilai Integritas dan Identitas Nasional dari Perspektif Pendidikan. Agastya: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pembelajarannya, 1(2), 152-161.
Pratista Nor Aini dan Abdullah Taman. (2012). Pengaruh Kemandirian Belajar dan Lingkungan Belajar Siswa Terhadap Presetasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Sewon Bantul Tahun Ajaran 2010/2011. Jurnal Pendidikan Akuntasi Indonesia, 10(1), 48-65.
Rahmat A. Rosyadi. (2013). Pendidikan Islam dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini. Rajawali Pers.
Sri Suwartini. (2017). Pendidikan Karakter dan Pembangunan Sumber Daya Manusia Keberlanjutan. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 4(1), 220-234.
Yudi Santoso dan Yonatan Alex Arifiant. (2021). Peran Pendidikan Agama Kristen dalam mewujudkan Sikap Nasionalisme. Pneumatikos: Jurnal Teologi Kependetaan, 11(2), 105-117.
Zaluchu, S. E. (2020). Strategi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif di dalam Penelitian Agama. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 4(1), 28.
Zubaedi. (2011). Desain Pendidikan Karakter Konsepsi dan Aplikasi dalam Lembaga Pendidikan. Kencana Prenada Media Group.
Downloads
Published
Issue
Section
License
All articles published in Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini are protected by copyright. The copyright is retained by the authors, while the journal holds the right to publish and distribute the articles in both printed and electronic formats.
Articles published in this journal are licensed under the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0). This license permits readers to:
-
Properly attribute the name of the author(s) and the journal.
-
Use the articles for non-commercial purposes only.
-
Distribute derivative works under the same license terms.
For uses beyond the scope of this license, such as commercial purposes or modifications that do not comply with the license terms, users must obtain prior written permission from the author(s) or the journal publisher.
For further copyright information or to request permission, please contact us through the journal’s official website or via email support.