Pembinaan Pemuda Kristen Milenial pada Era Artificial Intelligence di Sekolah Tinggi Teologi Mawar Saron Lampung
DOI:
https://doi.org/10.53547/realcoster.v7i1.482Abstract
Technology cannot be stopped from progressing from time to time. In the course of its development. Artificial Intelligence is one of the advances in technology that currently dominates human life. Artificial Intelligence or what is known as Artificial Intelligence (AI) is widely used by computer devices for automated programming, such as the Google platform, drones, smart cars and so on. With the convenience provided by this AI service, it makes human work easier. However, AI has a negative influence if it is not used wisely. This can be seen from the performance of the AI system with data accuracy and satisfactory work results as well as efficient and very short time. On the other hand, there is an opinion that AI will make humans lazy because the work they do has been taken over by AI, and will result in a lower quality of human work. Human activities will be replaced by devices that use AI systems and will result in unemployment. Therefore, in this PKM activity it is very important for the millennial generation in the era of Artificial Intelligence to be given guidance and introduction to AI so that it can be used and provide good benefits, especially in terms of following its developments in accordance with the practice of their Christian faith. Based on the evaluation results, PKM activities have positive benefits in developing the spirituality of Christian youth in the AI era.
Keywords: technology; christian youth development; artificial intelligence
Abstrak
Teknologi tidak dapat dibendungi kemajuannya dari masa ke masa. Dalam perjalanan perkembangannya. Artificial Intelligence merupakan salah satu kemajuan di bidang teknologi yang saat ini menguasai kehidupan manusia. Artificial Intelligence atau yang dikenal dengan Kecerdasan Buatan (AI) banyak digunakan oleh perangkat-perangkat komputer guna pemrograman yang otomatisasi, seperti platform google, drone, mobil pintar dan sebagainya. Dengan kemudahan yang diberikan oleh layanan AI ini, membuat pekerjaan manusia lebih mudah. Namun, AI nemberikan pengaruh negatif apabila tidak digunakan dengan bijak. Hal ini telihat bagaimana kinerja yang dilakukan oleh sistem AI dengan keakuratan data dan hasil kerja yang memuaskan serta waktu yang efisien dan sangat singkat. Di sisi lain, ada anggapan bahwa AI akan membuat manusia bermalas-malasan karena perkerjaan yang dilakukan telah diambil alih oleh AI, serta akan mengakibatkan rendahnya kualitas kerja manusia. Kegiatan manusia akan digantikan oleh perangkat yang menggunakan sistem AI dan akan mengakibatkan pengangguran. Oleh sebab itu, dalam kegiatan PKM ini sangat penting bagi generasi milenial di era Artifical Intelligence untuk diberikan pembinaan dan pengenalan AI agar dapat digunakan dan memberikan manfaat yang baik, terkhusus dalam hal mengikuti perkembangannya sesuai dengan pengamalan iman Kristennya. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan PKM bermanfaat positif dalam membina kerohanian pemuda Kristen di era AI.
Kata Kunci: teknologi; pembinaan pemuda kristen; arificial intelligence
Downloads
References
Feng, Qing Chun, and Xiu Wang. “Pengenalan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) Kepada Para Remaja.” Procedia Computer Science 166 (2022): 310–314.
Fitriyani, Raihani Alvinna, Lintang Tirta Putri, and Robiatul Adawiyah. “Tren Teknologi Artificial Intelligence Pengganti Model Iklan Di Masa Depan.” Jurnal Sosial-Politika 2, no. 2 (2021): 118–129.
Harmadi, Mariani, and Agung Jatmiko. “Pembelajaran Efektif Pendidikan Agama Kristen Generasi Milenial.” PASCA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 16, no. 1 (2020): 62–74.
Kristyowati, Yuli. “Generasi ‘Z’ Dan Strategi Melayaninya.” Ambassador: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 2, no. 1 (2021): 2. stt-indonesia.ac.id › journal › index.
Kusumawati, Ririen. “Kecerdasan Buatan Manusia (Artificial Intelligence); Teknologi Impian Masa Depan.” ULUL ALBAB Jurnal Studi Islam 9, no. 2 (2018): 257–274.
Pakpahan, Roida. “Analisa Pengaruh Implementasi Artificial.” Journal of Information System, Informatics and Computing 5, no. 2 (2021): 506–513.
Sari, Sioratna Puspita, and Jessica Elfani Bermuli. “Etika Kristen Dalam Pendidikan Karakter Dan Moral Siswa Di Era Digital [Christian Ethics in Teaching Character and Moral for Students in the Digital Era].” Diligentia: Journal of Theology and Christian Education 3, no. 1 (2021): 46.
Sidabutar, Hasudungan, and Horasman Perdemunta Munthe. “Artificial Intelligence Dan Implikasinya Terhadap Tujuan.” Jurnal Manajemen Pendidikan Kristen 2, no. 2 (2022): 76–90.
Tasyah, Anisa, Dian Rahayu, Dimas Budi Utomo, Dwi Fadillah, Fikri Faris Nuruladhi, Iqbal Ardiansyah, Lestiani, et al. “Pengenalan Kecerdasan Buatan Kepada Para Remaja Di Komunitas Perpus Jungle Parung Panjang.” Jurnal Kreativitas Mahasiswa Informatika 2, no. 1 (2021): 58–62.
Tulung, J, Eane Marie, Achmad Syahid, Yanice Janis, and Yan O. Kalampung. Generasi Milenial: Diskursus Teologi, Pendidikan, Dinamika Psikologis Dan Kelekatan Pada Agama Di Era Banjir Informasi. Rajawali Pers. Bandung: PT Rajagrafindo Persada, 2019.
Wahyudi, Tri. “Studi Kasus Pengembangan Dan Penggunaan Artificial Intelligence ( AI ) Sebagai Penunjang Kegiatan Masyarakat Indonesia” 9, no. 1 (2023): 28–32.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Semua artikel yang diterbitkan dalam Real Coster: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dilindungi oleh hak cipta.
Hak cipta dimiliki oleh penulis, sementara jurnal memiliki hak untuk menerbitkan dan mendistribusikan artikel dalam bentuk cetak maupun elektronik.
Artikel dalam jurnal ini dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0). Lisensi ini memungkinkan pembaca untuk:
-
Mencantumkan nama penulis dan jurnal secara tepat.
-
Menggunakan artikel untuk keperluan nonkomersial.
-
Mendistribusikan versi turunan dengan lisensi yang sama.
Penggunaan di luar cakupan lisensi ini seperti untuk tujuan komersial atau modifikasi yang tidak sesuai memerlukan izin tertulis dari penulis atau penerbit jurnal.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai hak cipta atau permintaan izin, silakan hubungi kami melalui situs resmi jurnal atau email redaksi.
