Implikasi Pemahaman Kematian bagi Pembinaan Kerohanian Jemaat: Refleksi Teologis Lukas 16:19-31

Authors

  • Marnaek Nainggolan Sekolah Tinggi Teologi Basom, Batam
  • Happy Fasigita Paradesha Sekolah Tinggi Teologi Basom, Batam

DOI:

https://doi.org/10.53547/diegesis.v5i1.181

Abstract

This study aims to counteract the paradigm claim that says that a person's spirit can wander and enter human life. In addition, it is concluded that people who have died can still communicate actively with humans to provide guidance, protection, and sustenance to humans, especially for those who want to honor the spirits of the dead. This attitude has been deeply rooted both from the side, religions, and even cultures in Christianity that do not understand the concept of death from a biblical perspective. The discussion of this article uses an inductive method of qualitative research, first looking for data and Bible facts. Data were collected through field observations and literature study through reference books, journal articles related to problems in article writing. These results explain that the understanding of death in Luke 16:19-31 cannot be used as a basis for thinking that people who have died can still communicate with everyone who is still in the world.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menangkal adanya klaim paradigma yang mengatakan bahwa setelah seseorang meninggal, rohnya dapat mengembara dan memasuki kehidupan manusia. Selain itu sebagian meyakini bahwa orang yang sudah meninggal masih dapat berkomunikasi secara aktif dengan manusia untuk memberi petunjuk, perlindungan, dan rezeki kepada manusia secara khusus bagi mereka yang mau menghormati arwah yang sudah meninggal. Sikap seperti ini telah mengakar kuat baik dari sisi budaya, agama-agama dan bahkan dalam kekristenan yang tidak memahami konsep kematian dari perspektif Alkitabiah. Pembahasan artikel ini menggunakan penelitian kualitatif metode induktif penafsiran terlebih dahulu mencari data dan fakta Alkitab. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan studi pustaka melalui buku-buku referensi, artikel jurnal yang berkaitan dengan permasalahan dalam penulisan artikel. Hasil pembahasan ini menguraikan bahwa pemahaman kematian pada Lukas 16:19-31 tidak dapat dijadikan sebagai dasar untuk berpikir bahwa orang yang sudah meninggal masih bisa berkomunikasi dengan setiap orang yang masih berada di dunia.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraini, Dewi; Marhani Malik. “Pandangan Dan Sikap Masyarakat Menghadapi Kematian.†Sosioreligius 1, no. 6 (2021): 1–23. https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/Sosioreligius/article/view/24188.

Bible Works 7. “Text Analysis Luke 16:19-31.†Norfolk, Virginia: BibleWorks, LLC, 1992. https://www.bibleworks.com/about.html.

Bobby Gruenewald. “The Rich Man and Lazarus.†Live Church. Last modified 2008. Accessed April 22, 2022. www.youversion.com.

David Sanford. “Who Was Luke in the New Testament?†Last modified 2021. Accessed April 4, 2022. https://www.christianity.com/wiki/people/who-was-luke-in-the-new-testament.html.

Evelyn Tan Hwee Yong. “Sauh Iman.†Upstream Publishing. Last modified 2013. Accessed April 22, 2022. https://www.upstream-pusaka-kristian.com/wp-content/uploads/2020/10/Sauh-Iman-2020.pdf.

Hakim, Saifudin. “Mendatangkan Arwah Orang Mati, Mungkinkah?†Last modified 2018. https://muslim.or.id/42383-mendatangkan-arwah-orang-mati-mungkinkah.html.

Harun, Martin. Lukas: Injil Kaum Marginal. Edited by Marcel. Yogyakarta: Kanisius, 2018.

Heppy, Yohanes. “Studi Tentang Keadaan Setelah Kematian Dalam Perspektif Perjanjian Baru.†Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia 1, no. 1 (2021): 1–17.

Latif, Umar. “Konsep Mati Dan Hidup Dalam Islam.†Jurnal Al-bayan 22, no. 34 (2016): 27–38. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/bayan/article/view/875/689.

Manurung, Kosma. “Memaknai Kemarahan Allah Dari Sudut Pandang.†VISIO DEI: Jurnal Teologi Kristen 2, no. 2 (2020): 307–328. https://jurnal.sttstarslub.ac.id/index.php/js/article/view/162.

Mariatie. “Upacara Penguburan Pada Masyarakat Hindu Kaharingan Di Desa Tewang Tampang Kabupaten Katingan.†Hukum Agama Hindu 7 No 1, no. Belom Bahadat (2017). https://ejournal.iahntp.ac.id/index.php/belom-bahadat/article/view/278/.

P.Waldron, Jhon. God’s Logo. USA: Christian Faith Publishing, 2020.

Pradipta, Nemesius. “Belas Kasih Allah Dalam Kematian Kristiani Menurut Karl Rahner.†Jurnal Teologi 8, no. Vol 8, No 1 (2019) (2019): 47–64. https://e-journal.usd.ac.id/index.php/jt/article/view/1588.

Puji Riani, Nur Fitriyana. “Sikap Dalam Menghadapi Kematian Menurut Ajaran Buddha Theravada.†Jurnal Ilmu Agama Vol 20 No, no. Mengkaji Doktrin, Pemikiran, dan Fenomena Agama (2019): 8–9. http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/JIA/article/view/3598.

Purnomo, Wimbodo. “Ritual Brobosan Sebagai Penghormatan Pemakaman Jawa-Kristiani.†Melintas 33, no. Vol. 33 No. 2 (2017) (2017): 206–227. https://journal.unpar.ac.id/index.php/melintas/article/view/2961.

Rahman, Sabaruddin dan Ratna. “Anatomi Kerukunan Masyarakat Islam Dan Kristen Di Kecamatan Sesean Kabupaten Toraja.†Jurnal Sosioreligius 3, no. 1 (2018): 1–16.

Rosyeline Tinggi. “Tinjauan Etika Kristen Terhadap Makna Kematian Menurut Suku Toraja†(2011): 13–16.

Sipayung, Jon Riahman. “Teologi Kematian Di Masa Pandemi Perspektif Biblis.†Jurnal Sabda Penelitian Vol 1 No 2 (2021): 1–14. https://ejurnal.sttabdisabda.ac.id/index.php/JSPL/article/view/34.

Situmorang, Risna Putri, and Pardomuan Munthe. “Tinjauan Dogmatis Terhadap Pemahaman Jemaat GKPI Sei Bamban.†Jurnal Sabda Akademika Vol 1 No 1, no. Publikasi Berkala September 2021 (2021): 1–9. https://ejurnal.sttabdisabda.ac.id/index.php/JSAK/article/view/7.

Solihin, Benny. “Di Manakah Orang-Orang Yang Telah Meninggal Dunia Berada ? : Sebuah Studi Mengenai Intermediate State.†Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan 4, no. Vol. 4 No. 2 (2003) (2003): 225–237. https://ojs.seabs.ac.id/index.php/Veritas/article/view/112.

Swastoko, Sujud. “Pandangan Tentang Kematian Dan Kebangkitan Orang Mati Dalam Perjanjian Lama.†HUPERETES: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. Vol 1, No 2 (2020) (2020): 131. https://sttkalimantan.ac.id/e-journal/index.php/huperetes/article/view/25.

Tamba, Sumihar. “Intermediate State: Studi Reflektif Tentang Kematian Dan Relevansinya Bagi Orang Percaya.†ASTEROS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 7, no. 1 (2019): 30–38.

YLSA. “Alkitab Sabda.†Last modified 2015. Accessed April 5, 2022. https://sabdaweb.sabda.org.

Downloads

Published

06/30/2022

Issue

Section

Articles

How to Cite

Implikasi Pemahaman Kematian bagi Pembinaan Kerohanian Jemaat: Refleksi Teologis Lukas 16:19-31. (2022). DIEGESIS: Jurnal Teologi Kharismatika, 5(1), 60-70. https://doi.org/10.53547/diegesis.v5i1.181