Peran Orang Tua Sebagai Fasilitator dalam Memberikan Pendidikan Seks bagi Anak Usia Dini Berdasarkan Amsal 4:1-4 dan Implikasinya Bagi PAK di Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.53547/realkiddos.v1i2.362Abstract
The purpose of this article is to determine the urgency of the role of parents as facilitators in providing sex education for early childhood. The method used in this article are through the collection articles and previous research, literature review, data collection and facts related to sex education for early childhood through news media and others. From research that has been done through theological studies based on Proverbs 4:1-4, it is concluded that; parents have duties and responsibilities in the phases of development and fulfillment of children's needs in this case related to children's needs in gaining a correct understanding of sex education . Based on the study in Proverbs 4:1-4 it can be seen that: Parents play the role of primary educators for children. Parents also act as teachers for children in understanding and sorting out good and correct understanding of sex so that in their daily lives they are able to distinguish what is good and right. The next role of parents is as a direction giver. Based on this description it can be concluded that parents have a very vital role in determining the direction and goals of children.
Keywords: sex education; the role of parents; early age
Â
Abstrak
Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui urgenitas peranan orang tua sebagai fasilitator dalam memberikan Pendidikan seks bagi anak usia dini. Adapun metode yang digunakan dalam artikel ini adalah melalui pengumpulan artikel dan penelitian sebelumnya, tinjauan kepustakaan, pengumpulan data dan fakta terkait Pendidikan seks bagi anak usia dini melalui media berita dan lain-lain. Dari penelitian yang telah dilakukan melalui kajian teologis berdasarkan Amsal 4:1-4 maka diperoleh kesimpulan bahwa: orang tua memiliki tugas dan tanggung jawab dalam fase-fase perkembangan dan pemenuhan kebutuhan anak dalam hal ini terkait dengan kebutuhan anak dalam mendapatkan pemahaman yang benar tentang Pendidikan seks. Berdasarkan kajian dalam Amsal 4:1-4 dapat dilihat bahwa: Orang tua berperan sebagai pendidik utama bagi anak. Orang tua juga berperan sebagai pengajar bagi anak dalam memahami dan memilah tentang pemahaman seks yang baik dan benar sehingga dalam kehidupannya sehari-hari mampu membedakan mana yang baik dan benar. Peran orang tua selanjutnya adalah sebagai pemberi arah. Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa orang tua memiliki peranan yang sangat vital dalam menentukan arah dan tujuan anak.
Kata Kunci: pendidikan seks; peran orang tua; usia dini
Downloads
References
Adrian, A., & Syaifuddin, M. I. (2017). Peran Orang Tua Sebagai Pendidik Anak Dalam Keluarga. Edugama: Jurnal Kependidikan Dan Sosial Keagamaan, 3(2), 147–167.
Angwarmase, E., Candrawati, E., & Warsono, W. (2016). Paparan Media Berhubungan dengan Perilaku Seksual pada Remaja. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 1(2).
Baskoro, P. K., & Budiyana, H. (2021). Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Agama Kristen Menurut Kitab Amsal Bagi Anak Usia 7-12 Tahun. Jurnal Teologi Praktika, 2(2), 93–104.
Jailani, M. S. (2014). Teori pendidikan keluarga dan tanggung jawab orang tua dalam pendidikan anak usia dini. Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 245–260.
Layuk, R. (2019). Makala Pengantar perjanjian lama_Robiyanto Sultra M.
Pandie, R. D. Y., Zega, Y. K., Harefa, D., Nekin, S. M., Sapalakkai, R. S., & Sophia, S. (2022). Implementasi Teori Belajar Konstruktivisme bagi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Sekolah. REAL DIDACHE: Journal of Christian Education, 2(1), 15–29. https://doi.org/10.53547/rdj.v2i1.150
PPKPA, P. P., & Terlampir, Y. (2013). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia Tahun.
Rahman, M. M. (2013). Peran Orang Tua Dalam Membangun Kepercayaan Diri Pada Anak Usia Dini. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 8(2).
Ratnasari, R. F., & Alias, M. (2016). Pentingnya pendidikan seks untuk anak usia dini. Tarbawi Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2).
Saraswati, M. M. (2020). Eksegesis Amsal 4: 1-9 dan Implikasinya bagi Peran Ayah Masa Kini. Sekolah Tinggi Teologi SAAT Malang.
Setiawan, E. (2012). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online. KBBI Indonesia.
Solikha, A. (2015). Pengaruh Media Sosial Terhadap Sikap Remaja Putri Umur 17-21 Tahun Tentang Hamil Di Luar Nikah (Studi di MAN 5 Jombang). STIKES Insan Cendekia Medika Jombang.
Wahidin, W. (2020). Peran Orang Tua Dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar Pada Anak Sekolah Dasar. JURNAL PANCAR (Pendidik Anak Cerdas Dan Pintar), 3(1).
Wulandari, R., & Suteja, J. (2019). Konseling pendidikan seks dalam pencegahan kekerasan seksual anak (ksa). Prophetic: Professional, Empathy, Islamic Counseling Journal, 2(1), 61–82.
Yafie, E. (2017). Peran orang tua dalam memberikan pendidikan seksual anak usia dini. Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education), 4(2).
Zega, Y. K. (2021). Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga : Upaya Membangun Spiritualitas Remaja Generasi Z. JURNAL LUXNOS, 7(1), 105–116. https://doi.org/10.47304/jl.v7i1.145
Zega, Y. K., Siahaan, R., Lase, M. B., Harefa, D., & S, D. L. (2022). Peran Guru Sekolah Minggu dalam Membentuk Karakter Anak Usia Dini di Era Teknologi. Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 47–62. https://doi.org/10.53547/realkiddos.v1i1.247
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
All articles published in Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini are protected by copyright. The copyright is retained by the authors, while the journal holds the right to publish and distribute the articles in both printed and electronic formats.
Articles published in this journal are licensed under the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0). This license permits readers to:
-
Properly attribute the name of the author(s) and the journal.
-
Use the articles for non-commercial purposes only.
-
Distribute derivative works under the same license terms.
For uses beyond the scope of this license, such as commercial purposes or modifications that do not comply with the license terms, users must obtain prior written permission from the author(s) or the journal publisher.
For further copyright information or to request permission, please contact us through the journal’s official website or via email support.